Subvarian BA.2 Omicron kini jadi penyebab 35 persen dari jumlah infeksi baru COVID-19 di AS. Angka tersebut naik dari 22,3 persen pada pekan sebelumnya
Sejumlah orang bersantai di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 7 Maret 2022. ANTARA/Xinhua/Wang Ying
Angka tersebut naik dari 22,3 persen pada pekan sebelumnya dan 15,8 persen pada dua pekan sebelumnya. Namun meskipun varian Omicron asli masih menyumbang mayoritas dari total kasus COVID-19 di AS, prevalensinya telah turun menjadi 57,3 persen dalam pekan yang berakhir pada 19 Maret.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Israel Temukan Kasus Infeksi Gabungan Omicron BA.1 dan BA.2 pada ManusiaIsrael temukan kasus infeksi gabungan subvarian Omicron BA.1 dan BA.2. Pasien yang terinfeksi dua subvarian ini teridentifikasi melalui tes PCR.
Baca lebih lajut »
Menkes Sebut Kasus Subvarian Omicron BA.2 Sedang Tinggi di Eropa, Bagaimana di Indonesia?Selain Indonesia, negara India juga tidak mengalami kenaikan kasus subvarian Omicron BA.2 meski sudah menyebar di negara tersebut.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid Masih Cetak Rekor, Kapan China Bisa Masuk Endemi?Kasus covid-19 di China terus melonjak yang dipicu oleh penyebaran varian Omicron.
Baca lebih lajut »
Mirip Omicron, Ketahui Ini Gejala-Gejala Varian DeltacronVarian baru Covid-19, Deltacron gabungan Delta dan Omicron, jika tertular varian Deltacron akan mengalami sejumlah gejala mirip Delta dan Omicron
Baca lebih lajut »
Epidemiolog Wanti-wanti COVID-19 RI Naik Lagi Gegara 'Omicron Siluman'Epidemiolog Dicky Budiman mengingatkan subvarian Omicron BA.2 bisa picu lonjakan kasus kematian COVID-19 di RI, terutama di kalangan kelompok rentan dan lansia.
Baca lebih lajut »