Okupansi Hotel di DIY Tahun 2022 Catatkan Rekor, Angkanya Lampaui Tahun 2018 dan 2019

Indonesia Berita Berita

Okupansi Hotel di DIY Tahun 2022 Catatkan Rekor, Angkanya Lampaui Tahun 2018 dan 2019
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 80 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 68%

Rata-rata okupansi hotel di DIY mencapai 98,2 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding masa sebelum pandemi Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia DIY, Deddy Eryono mengatakan okupansi hotel pada tahun 2022 telah mengalahkan okupansi tahun 2018 dan 2019.

"Allhamdulillah kemarin 2022 mengalahkan okupansi 2018, 2019 sebelum pandemi. Okupansi kita mencapai 98,2 persen hampir 100 persen rata-rata se-DIY, Terutama di tanggal 24 dan 31 ," kata dia, setelah bertemu dengan Gubernur DIY di Kepatihan, Kamis .Ia menyebut okupansi tinggi tidak hanya di tengah kota tapi juga menyebar ke kabupaten-kabupaten lain. Bahkan, pada penginapan kecil juga merasakan okupansi penuh.

Deddy menambahkan kondisi ini membuat Gubernur DIY meminta agar pembangunan hotel tidak hanya di Kota Yogyakarta dan Sleman tetapi juga menyebar ke kabupaten lain.masih menginginkan ada penambahan. Karena kemarin menurutTingginya okupansi diharapkan tetap berlanjut pada awal tahun 2023. Hal ini mengingat di DIY akan digelar duaDua acara yang akan digelar pada Februari 2023 yakni Asean Tourism Forum dan Rakernas PHRI seluruh Indonesi. Acara tersebut akan digelar di DIY hampir bersamaan.

"Persiapan rakernas PHRI yang akan dihadiri oleh 34 provinsi baik ketua sekretariat dan peninjau. Insyallah akan dihadiri sekitar 500 orang peserta rakernas tapi adayang sangat luar biasa karena masing-masing DPD PHRI juga akan mengajak teman-teman anggota mereka ke Jogja. Akan dimulai tgl 7,8,9 Februari berurutan dengan acara ATF," ucap dia.kepada sektor pariwisata.

Namun, saat ini penerbangan langsung menuju Bandara YIA ini masih terbatas yakni hanya tiga negara, seperti Malaysia, Thailand, dan Singapore.mengiyakan tapi belum ada dispo dari menhub. Thailand juga satu lagi maskapai belum ada izin dari menhub tapi rekomendasi

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pengeluaran per Kapita Lampaui Rata-Rata Jateng, Warga Solo Suka Jajan KulinerPengeluaran per Kapita Lampaui Rata-Rata Jateng, Warga Solo Suka Jajan KulinerDosen Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS), Nurul Istiqomah mengatakan pengeluaran per kapita warga Solo sudah lampaui pengeluaran Jawa Tengah dengan rata-rata Rp1.048.609.
Baca lebih lajut »

Wisatawan di Jogja Rata-Rata Keluarkan Rp1,97 Juta untuk BerbelanjaWisatawan di Jogja Rata-Rata Keluarkan Rp1,97 Juta untuk BerbelanjaDinas Pariwisata Kota Jogja mencatat sepanjang 2022 jumlah wisatawan yang datang mencapai 7,4 juta orang.
Baca lebih lajut »

Sebulan Rata-rata 2.500 Kendaraan Seberangi Lombok-SumbawaSebulan Rata-rata 2.500 Kendaraan Seberangi Lombok-SumbawaASDP Cabang Kayangan mencatat rata-rata dalam sebulan 2.500 unit kendaraan menyeberangi Lombok-Sumbawa melalui Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.
Baca lebih lajut »

Razia Balap Liar Digencarkan Cegah Kerawanan Lalin Ponorogo |Republika OnlineRazia Balap Liar Digencarkan Cegah Kerawanan Lalin Ponorogo |Republika OnlineRata-rata pemilik kendaraan terindikasi balap liar merupakan pelajar.
Baca lebih lajut »

Terungkap! Jam Kerja Wilayah Ini Jadi yang Terlama di Dunia!Terungkap! Jam Kerja Wilayah Ini Jadi yang Terlama di Dunia!Organisasi Buruh Internasional (ILO) melaporkan, rata-rata jam kerja di dunia mencapai 43,9 jam per minggu. Asia Selatan menjadi kawasan dengan rata-rata
Baca lebih lajut »

Dukung Pemberantasan Tindak Pidana, Ormas di DIY-Jateng Datangi Mapolda DIYDukung Pemberantasan Tindak Pidana, Ormas di DIY-Jateng Datangi Mapolda DIYDukungan pemberantasan tindak pidana, puluhan orang dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di DIY dan Jawa Tengah datangi Mapolda DIY, Rabu (11/1/2023).
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 11:14:30