OJK: Pasar Modal Harus Bisa Tumbuh Lebih Lagi

Indonesia Berita Berita

OJK: Pasar Modal Harus Bisa Tumbuh Lebih Lagi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 59%

Jakarta, Beritasatu.

com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengharapkan pasar modal bisa tumbuh lebih pesat lagi dan menjadi alternatif pembiayaan-pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang.

Hingga 9 Agustus 2019 , tercatat ada 90 penawaran umum di pasar modal, dengan nilai mencapai Rp 109,2 triliun. Dari 90 PU tersebut, 29 IPO berhasil mengumpulkan dana Rp 8,5 triliun, 12 HMETD meraih Rp 25,7 triliun, 3 PU penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk Rp 2,25 triliun, 16 PU EBUS tahap I Rp 17,02 triliun, dan 330 PU EBUS tahap II Rp 55,75 triliun.

"Pasar modal Indonesia memiliki perkembangan paling baik seASEAN dan volatilitas terkendali berkat sinergi antar pemerintah, kementerian keuangan, dan Bank Indonesia dalam mensetting kebijakan," kata Wimboh. Meski demikian, OJK belum puas."Kami yakin pasar modal bisa go up. Kami masih menginginkan lebih dari pasar modal. Pertama, pertumbuhan kita semakin sulit. Dalam tiga tahun terakhir pertumbuhan tertahan di 5,1-5,2 persen. Pertumbuhan ini bisa lebih kalau sektor riil bangkit. Kredit perbankan sudah double digit sementara pasar modal tahun lalu malah lebih rendah dari 2017. Pertumbuhan pasar modal kita harapkan lebih lagi," kata Wimboh.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

OJK akan Buat Aturan bagi Fintech di Luar Industri PeminjamanOJK akan Buat Aturan bagi Fintech di Luar Industri PeminjamanOJK akan membuat aturan baru untuk fintech yang bergerak di luar industri pinjam meminjam (P2P Lending) dan pendanaan berbasis ekuitas (equity crowdfunding).
Baca lebih lajut »

OJK Dorong Peran Asosiasi untuk Pengawasan FintechOJK Dorong Peran Asosiasi untuk Pengawasan FintechMelalui pembentukan asosiasi, para penyelenggara IKD akan mudah membentuk ekosistem keuangan digital karena terdiri dari...
Baca lebih lajut »

OJK Minta Aftech Buat Aturan Perilaku FintechOJK Minta Aftech Buat Aturan Perilaku FintechOJK menunjuk Aftech menjadi organisasi penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD) bagi perusahaan teknologi finansial (fintech) yang belum mereka atur.
Baca lebih lajut »

OJK: Asosiasi Fintech Selenggarakan Inovasi Keuangan DigitalOJK: Asosiasi Fintech Selenggarakan Inovasi Keuangan DigitalInovasi Keuangan Digital (IKD) memiliki manfaat positif
Baca lebih lajut »

Dinding Blok G Tanah Abang Retak, Pasar Jaya Kebut Bangun Penampungan SementaraDinding Blok G Tanah Abang Retak, Pasar Jaya Kebut Bangun Penampungan SementaraSelain sepi pembeli, pasar itu sudah mulai retak bangunannya.
Baca lebih lajut »

Kerajinan Arang Batok Kelapa Diminati Pasar LokalKerajinan Arang Batok Kelapa Diminati Pasar LokalPermintaan arang telah meningkat sejak sepekan terakhir hingga hampir 20% terutama di pasar lokal
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 22:48:52