OJK Minta Bank Perkuat Pencadangan Untuk Hadapi Risiko Ini

Indonesia Berita Berita

OJK Minta Bank Perkuat Pencadangan Untuk Hadapi Risiko Ini
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 74%

Meskipun kondisi perbankan terbilang kuat, OJK meminta perbankan untuk memperkuat pencadangan seiring dengan potensi risiko selama periode suku bunga tinggi.

Foto: Mirza Adityaswara dalam Konferensi Pers Anggota Dewan Komisioner OJK, Rabu . gross stabil sebesar 2,51% di bulan Juli 2023, menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan . Di samping itu, rasio kredit berisiko atau loan at risk juga telah turun sepanjang tahun ini, menjadi 12,59% per Juli 2023.

Melihat tingkat profil risiko dan permodalannya, pengamat perbankan Lando Simatupang menilai bahwa industri perbankan RI secara umum dalam kondisi yang baik. Namun, kata dia, industri perbankan harus siap dengan perubahan situasi. "Beberapa bank di KBMI 4 ada yang Domestic Sistematically Important Bank , sehingga mereka lebih rentan yang bisa mempengaruhi industri," pungkas Lando.

Sementara itu, SVP, Head of Research Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Trioksa Siahaan berpendapat bahwa kebijakan OJK yang meminta bank untuk meningkatkan pencadangan ini akan berdampak pada penurunan laba bank. Namun begitu, ia menilai sstruktur keuangan bank terlihat lebih baik. Kebijakan ini menurutnya juga menyikapi tingkat CAR yang besar, perolehan laba perbankan yang besar dan alokasi pembagian dividen yang dinilai besar.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Era Suku Bunga Tinggi, OJK Minta Bank Perkuat PencadanganEra Suku Bunga Tinggi, OJK Minta Bank Perkuat PencadanganOJK memperingatkan bank untuk menyiapkan pencadangan yang memadai di tengah era suku bunga tinggi.
Baca lebih lajut »

OJK Sebut Merger Bank NOBU dan Bank MNC Masuk Tahap Penting Bagi Porsi SahamOJK Sebut Merger Bank NOBU dan Bank MNC Masuk Tahap Penting Bagi Porsi SahamOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kabar terbaru terkait dengan rencana merger PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP).
Baca lebih lajut »

OJK Tangani 108 Kasus Keuangan, Bank Paling BanyakOJK Tangani 108 Kasus Keuangan, Bank Paling BanyakSesuai dengan amanat UU P2SK, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis POJK Nomor 16 Tahun 2023 tentang Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan.
Baca lebih lajut »

Jokowi Turun Tangan, Minta OJK Lakukan Ini Terkait JiwasrayaJokowi Turun Tangan, Minta OJK Lakukan Ini Terkait JiwasrayaPresiden RI Joko Widodo turun tangan dalam proses restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya (persero).
Baca lebih lajut »

Respons OJK Terkait Kabar BRI dan BNI Bakal Lepas Saham Bank Syariah IndonesiaRespons OJK Terkait Kabar BRI dan BNI Bakal Lepas Saham Bank Syariah IndonesiaKepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Erdiana Rae menanggapi kabar BRI dan BNI yang akan lepas saham BSI.
Baca lebih lajut »

OJK Ungkap Progres Merger Bank Nobu dan MNCOJK Ungkap Progres Merger Bank Nobu dan MNCOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap perkembangan merger Bank Nobu milik Lippo Group dan MNC Bank milik Hary Tanoesoedibjo.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 21:47:04