OJK : Layanan BSI Telah Kembali Normal Bertahap

Indonesia Berita Berita

OJK : Layanan BSI Telah Kembali Normal Bertahap
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 60 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 70%

Berkenaan dengan pemberitaan mengenai indikasi peretasan yang menyebabkan gangguan layanan Bank Syariah Indonesia, OJK mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan menyikapi beredarnya informasi secara bijak. Ekonomi AdadiKompas

Adapun penguatan keamanan teknologi perseroan dilakukan dalam divisi khusus yang berada di bawah CISO ."CISO ini kerjanya sama seperti satpam fisik, melakukan ronda. Tapi ronda dari sisi teknologi. CISO akan melihat titik-titikyang harus ditutup. Itu adalah satu upaya untuk melindungi data-data nasabah," lanjutnya.

Direktur Eksekutif Information Communication Technology Institute Heru Sutadi saat dihubungi, Sabtu , mengatakan, BSI perlu mengklarifikasi klaim tersebut. Perlu dibuktikan apakah serangan itu benar atau hanya klaim sepihak dari pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Kemudian, penting untuk mengaudit seluruh sistem layanan BSI, baik yang berbasis mobile, aplikasi, maupun website. Dengan demikian, akan diketahui apa yang sebenarnya terjadi. Upaya ini perlu didukung digital forensik.yang mengganggu layanan perbankan kepada nasabah sejak Senin . Namun, masih perlu dibuktikan melalui audit dan forensik digital. Manajemen BSI meyakinkan bahwa dana dan data nasabah dalam kondisi aman.

Heru menambahkan, persoalan peretasan di Indonesia meningkat, secara kualitas dan kuantitas, dalam 2-3 tahun terakhir. Bagaimanapun, penyelenggara sistem elektronik wajib menjaga sistem mereka dari serangan penjahat"Kejadian seperti ini tak bisa terus menerus dibiarkan dan kita butuh satgas keamanan siber. Apalagi, misal yang diserang perbankan atau industri keuangan seperti ini, nilai nya sangat besar. Secara finansial sangat besar dan jumlah pelanggannya pun banyak.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bank Syariah Indonesia Diduga Kena Serangan Siber, OJK Minta Bank Lain Berhati-hatiBank Syariah Indonesia Diduga Kena Serangan Siber, OJK Minta Bank Lain Berhati-hatiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank lain berhati-hati seiring dengan adanya dugaan serangan siber terhadap PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI.
Baca lebih lajut »

Upaya KISI Mudahkan Transaksi Saham Syariah dengan KOINS Syariah - Jawa PosUpaya KISI Mudahkan Transaksi Saham Syariah dengan KOINS Syariah - Jawa PosKOINS Syariah merupakan aplikasi transaksi saham syariah secara online yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
Baca lebih lajut »

Gangguan Layanan Perbankan BSI, OJK dan Bank Indonesia Ikut Mencari Sumber MasalahTim IT OJK, Bank Indonesia, dan BSI saat ini mendalami apa penyebab gangguan sistem di Bank Syariah Indonesia.
Baca lebih lajut »

Anggota Komisi VI DPR RI Minta Erick Tohir Serius Tangani Persoalan Bank Syariah IndonesiaAnggota Komisi VI DPR RI Minta Erick Tohir Serius Tangani Persoalan Bank Syariah IndonesiaPersoalan yang terjadi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam beberapa waktu ini telah membuat layanan perbankan tersebut menjadi persoalan serius.
Baca lebih lajut »

Pembobolan Bank Syariah Indonesia Diduga Sudah Dilakukan Sebelum Lebaran - Jawa PosPembobolan Bank Syariah Indonesia Diduga Sudah Dilakukan Sebelum Lebaran - Jawa PosAlfons Tanujaya menduga, pencurian data BSI yang dilakukan oleh geng hacker LockBit sudah dilakukan sejak momen libur Lebaran.
Baca lebih lajut »

OJK Selidiki Penyebab Layanan BSI ErorOJK Selidiki Penyebab Layanan BSI ErorOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan saat ini tim IT regulator, Bank Indonesia (BI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) masih mendalami penyebab gangguan
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 09:31:54