OJK Kasih Bukti Perbankan RI 'Kebal' Dampak Pelemahan Ekonomi China

Indonesia Berita Berita

OJK Kasih Bukti Perbankan RI 'Kebal' Dampak Pelemahan Ekonomi China
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 VIVAcoid
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 90%

OJK memastikan bahwa sektor perbankan Indonesia masih tangguh, serta tidak terlalu terpengaruh dinamika ekonomi global.

sehingga menjadi Rp6,68 triliun. Di mana, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit investasi sebesar 11,15 persen . Jika dibandingkan Juni 2023, pertumbuhan kredit mencapai sekitar 7,76 persen.

"Di tengah volatilitas pasar keuangan serta perekonomian Eropa dan Tiongkok yang cenderung melemah, sektor perbankan Indonesia tetapdengan fungsi intermediasi yang terjaga dan permodalan yang kuat," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam telekonferensi, Selasa, 5 September 2023.Dari sisi jenis kepemilikan, Dian menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit bank BUMN tumbuh menjadi yang tertinggi yakni sebesar 9,81 persen .

Dia menambahkan, OJK akan terus mendorong kinerja intermediasi, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan terjaganya. Di mana, pada Juli 2023 likuiditas industri perbankan berada dalam level yang memadai, dengan rasio likuiditas yang terjaga. Tercatat, Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit turun menjadi 118,37 persen, dari Mei 2023 yang sebesar 119 persen. Kemudian Alat Likuid Dana Pihak Ketiga juga turun 26,57 persen, dari Mei 2023 yang sebesar 26,73 persen.Dia memastikan, kualitas kredit juga masih terjaga dengan rasio Non-Performing Loan net sebesar 0,80 persen, dibandingkan bulan Juni 2023 yang sebesar 0,77 persen. Sementara, NPL gross yakni sebesar 2,51 persen, dibandingkan Juni 2023 yang sebesar 2,44 persen.

"Pemulihan berkelanjutan di sektor riil mendorong penurunan kredit dari restrukturisasi COVID-19 sebesar Rp 21,91 triliun menjadi Rp339,13 triliun, dibandingkan Juni 2023 yang sebesar Rp 361,04 triliun. Ditambah dengan jumlah nasabah yang juga turun 90 ribu menjadi 1,48 juta nasabah, dari sebelumnya 1,57 juta nasabah," ujarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

VIVAcoid /  🏆 3. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

OJK sebut sektor perbankan tetap tangguh kendati ekonomi China lemahOJK sebut sektor perbankan tetap tangguh kendati ekonomi China lemahKepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyatakan sektor perbankan Indonesia tetap resilient (tangguh) di ...
Baca lebih lajut »

OJK Sebut Kredit Investasi Jadi Kunci Perbankan RI Moncer Juli 2023OJK Sebut Kredit Investasi Jadi Kunci Perbankan RI Moncer Juli 2023OJK melaporkan kondisi industri perbankan di Tanah Air saat ini tetap resilien, di tengah volatilitas pasar keuangan Eropa dan Tiongkok yang cenderung melemah
Baca lebih lajut »

Catatan OJK: 59 Perusahaan Siap Debut di Bursa, Incar Dana Rp 12,47 triliunCatatan OJK: 59 Perusahaan Siap Debut di Bursa, Incar Dana Rp 12,47 triliunOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada 94 rencana penawaran umum dalam pipeline OJK.
Baca lebih lajut »

Bukti Bahwa Erik Ten Hag Bukan Manajer Untuk Laga-Laga Besar Manchester UnitedBukti Bahwa Erik Ten Hag Bukan Manajer Untuk Laga-Laga Besar Manchester UnitedBukan lagi bicara Big-Six, Man United garapan Erik ten Hag faktanya tak bisa berbuat banyak kala menghadapi tim Big-Nine sejak musim lalu.
Baca lebih lajut »

Daftar 5 Bank Terbesar Di Indonesia, Nilai Asetnya FantastisDaftar 5 Bank Terbesar Di Indonesia, Nilai Asetnya FantastisStatistik Perbankan Indonesia yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per April 2023, mengungkapkan total aset bank umum mencapai Rp 10.932,35 triliun.
Baca lebih lajut »

OJK Surakarta tingkatkan literasi keuangan kalangan mahasiswaOJK Surakarta tingkatkan literasi keuangan kalangan mahasiswaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta berupaya meningkatkan literasi keuangan kalangan mahasiswa agar memiliki pemahaman yang baik atas manfaat dan risiko ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 20:22:08