Penyaluran kredit perbankan tumbuh 7,95 persen pada Maret 2020.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan mencatat restrukturisasi kredit yang dilakukan perbankan terhadap debitur terdampak Covid-19 sebesar Rp 695,34 triliun hingga 22 Juni 2020. Angka tersebut diberikan kepada 6,35 juta debitur.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada perbankan segera menyalurkan kredit lagi, baik ke debitur yang melakukan restrukturisasi maupun yang tidak. Berdasarkan data OJK kinerja industri perbankan pada Maret 2020 masih tergolong positif. Penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga perbankan tumbuh masing-masing sebesar 7,95 persen dan 9,54 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Adapun profil risiko perbankan pada Maret 2020 juga masih terjaga pada level yang terkendali dengan rasio NPL gross tercatat sebesar 2,77 persen dan NPL net 0,98 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Meski Terdampak Pandemi, OJK Nilai Industri Perbankan SehatTingkat permodalan dan likuiditas perbankan masih dalam kondisi yang aman. Rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% (di atas ketentuan).
Baca lebih lajut »
BPK: Peran Pengawasan OJK, Kunci Perkara JiwasrayaKejaksaan Agung terus melanjutkan pemeriksaan terhadap pejabat-pejabat otoritas, setelah sebelumnya menetapkan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Periode 2017-2022 OJK, Fakhri Hilmi sebagai tersangka. jiwasraya
Baca lebih lajut »
Stabilkan Sektor Jasa Keuangan, OJK Siap Longgarkan Aturan Batas KreditOtoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus di masa pandemi Covid 19 agar sektor jasa keuangan...
Baca lebih lajut »
Tiga Mantan Pengawas Pasar Modal OJK Diperiksa |Republika OnlinePara saksi itu dimintai keterangan sebagai pengawas transaksi saham Jiwasraya.
Baca lebih lajut »
Kookmin Jadi Pembeli Siaga, Rights Issue Bukopin Disetujui OJKPT Bank Bukopin Tbk segera merealisasikan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) melalui rights issue yang akan diserap Kookmin Bank.
Baca lebih lajut »
Luhut: Presiden Ingin Koordinasi Pemerintah dengan BI, OJK, LPS DitingkatkanLuhut mengatakan Jokowi jengkel karena koordinasi antara BI, OJK, LPS, dan BPK dengan pemerintah masih lemah, padahal situasi sedang krisis.
Baca lebih lajut »