NU Akhirnya Putuskan Tetap Ikut POP Kemendikbud Kemdikbud_RI 8ukaSindonews
pada Selasa, 4 Agustus 2020, setelah ada klarifikasi mengenai dua hal. Kabar bahwa NU akhirnya tetap ikut POP setelah sebelumnya menyatakan mundur, disampaikan Gus Yahya, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf setelah melakukan pertemuan dengan Mendikbud Nadiem Makarim di Hotel Dharmawangsa, sesudah acara dialog Mendikbud bersama mantan Mendikbud M Nuh serta rektor-rektor Universitas NU se-Indonesia, Kamis .
Menurut Gus Yahya, dia menemui Mendikbud atas persetujuan Rais Am dan Ketua Umum PBNU untuk menyampaikan keputusan bahwa NU tetap ikut POP setelah ada klarifikasi mengenai dua hal. Pertama, bahwa POP bukan program yang bersifat akar rumput, tapi lebih bersifat laboratorial. “Memang sudah ada klarifikasi dari Mendikbud sebelumnya bahwa dengan POP ini sebenarnya Kemendikbud hanya bermaksud membeli model inovasi dari berbagai pihak yang menawarkan gagasan”, kata Gus Yahya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dikabarkan Tetap di POP, LP Maarif NU: Kami Tetap Keluar |Republika OnlineLP Maarif menegaskan tetap pada pendirian keluar dari POP Kemendikbud.
Baca lebih lajut »
NU dan Muhammadiyah Putuskan Tidak Bergabung dalam POP 2020Setelah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menolak bergabung pada POP 2020. Kini, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) juga sepakat tidak bergabung.
Baca lebih lajut »
Warga NU di Inggris Raya Bagikan Qurban ke Tanah Air |Republika OnlineWarga NU Inggris Raya melalui NUCARE dan LAzisNU bagikan qurban ke Tanah Air.
Baca lebih lajut »
Bambang 'Dosen Swinger', Catut Nama UNU dan Cari Korban di Fatayat NUUNU Yogyakarta masih mengumpulkan data yang bisa digunakan sebagai bukti untuk menjerat Bambang Arianto ke ranah hukum. Hal itu karena Bambang telah mencatut nama UNU dan digunakan untuk mencari korban. Pelecehan
Baca lebih lajut »
NU Desak Pemerintah Setop Ekspor Benih Bening Lobster'Menteri KP harus memprioritaskan pengelolaan benih bening lobster (BBL) di dalam negeri, bukan mengekspor ke Vietnam.'
Baca lebih lajut »