Norma Hukum masih Kesulitan Proses Kekerasan Berbasis Gender Online

Indonesia Berita Berita

Norma Hukum masih Kesulitan Proses Kekerasan Berbasis Gender Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 54 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 92%

Kendala pemahaman yang minim tentang bentuk-bentuk KBGO, pengumpulan barang bukti elektronik dan dimensi teknologi digital masih jadi hambatan dalam penanganan kasus.

HASIL Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional Tahun 2021, prevalensi Kekerasan Berbasis Gender Online tertinggi di Indonesia baik selama hidup maupun setahun terakhir berada pada kelompok umur 15-19 tahun, sebanyak 0,23 persen.

Hal ini disampaikan Asisten Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Dalam Rumah Tangga dan Rentan KemenPPPA, Valentina Ginting. Valen memaparkan hasil laporan dari catatan Komnas Perempuan, LBH APIK, dan SAFEnet hal yang menjadi kendala dalam pelaporan kasus adalah berkenaan dengan barang bukti. Di sisi lain, UPTD dan Organisasi Pengada Layanan kerap mengalami kesulitan dalam mendampingi korban dan membantu proses pelaporan ke kepolisian. Valen juga mengungkapkan kendala pemahaman yang kurang memadai tentang bentuk-bentuk KBGO, pengumpulan barang bukti elektronik dan dimensi teknologi digital yang digunakan juga dianggap masih jadi hambatan dalam penanganan kasus KBGO.

Valen menambahkan beberapa regulasi juga telah dikeluarkan sebagai rujukan dalam memberikan perlindungan dari kekerasan berbasis gender online, salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Hal itu diharapkan dapat menjadi penopang dan landasan hukum bagi para APH dalam menangani kasus kekerasan berbasis gender online.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Atasan Mendiang Bripda Diego Dicopot, Proses Hukum Jalan TerusAtasan Mendiang Bripda Diego Dicopot, Proses Hukum Jalan TerusAtasan Mendiang Bripda Diego Dicopot, Proses Hukum Jalan Terus
Baca lebih lajut »

Viral Pria Raba Paha Wanita di Kereta, Erick: Lanjutkan ke Proses Hukum!Viral Pria Raba Paha Wanita di Kereta, Erick: Lanjutkan ke Proses Hukum!Menteri BUMN Erick Thohir prihatin kepada korban dan mengecam segala bentuk kekerasan terutama di transportasi publik seperti di kereta api.
Baca lebih lajut »

Hukum Anak, Penyanyi Ini Dianggap Terlalu Keras Dalam MendidikHukum Anak, Penyanyi Ini Dianggap Terlalu Keras Dalam MendidikPenyanyi asal China, Zheng Jun, dituding melakukan kekerasan pada anaknya usai memberikan hukuman bersujud ratusan kali. Bagaimana kisahnya?
Baca lebih lajut »

Kemlu: Klaim Mahathir Tak Ada Dasar HukumKemlu: Klaim Mahathir Tak Ada Dasar HukumJuru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, menyayangkan pernyataan Mahathir Mohamad yang secara sejarah Kepulauan Riau bisa diklaim oleh Malaysia. Juru...
Baca lebih lajut »

Digugat Hukum, Ini Sejumlah Kasus Investasi Yusuf MansurDigugat Hukum, Ini Sejumlah Kasus Investasi Yusuf MansurDai kondang Ustaz Yusuf Mansur terbelit banyak kasus terkait dengan investasi yang digalangnya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 22:36:55