Nissan akan Dirikan Pabrik Baterai di Jepang dan Inggris TempoOtomotif
TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Co akan mendirikan pabrik baterai kendaraan listrik di Jepang dan Inggris dengan nilai investasi lebih dari 200 miliar yen atau setara Rp 26,047 triliun . Menurut laporan Nikkei seperti dikutip dari Reuters, 28 Mei 2021, Nissan akan bermitra dengan produsen baterai yang berbasis di Cina, Grup Envision AESC untuk membangun pabrik baterai baru ini.
'Nissan akan terus mempercepat elektrifikasi menuju netralitas karbon, namun kami tidak memiliki rencana lebih lanjut untuk mengumumkannya saat ini,' kata juru bicara Nissan.Baterai adalah salah satu komponen kendaraan listrik yang paling mahal karena bahan baku merupakan bagian terbesar dari seluruh biaya produksi.