DIDUGA tidak puas atas hasil ujian tengah semester, seorang siswa MA Yasua di Desa Pilangwetan, Kebunagung, Demak membacok gurunya hingga luka parah
DIDUGA tidak puas atas hasil ujian tengah semester, seorang siswa MA Yasua di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebunagung, Kabupaten Demak membacok gurunya hingga luka parah bagian leher dan lengannya.
Setelah melakukan pembacokan terhadap gurunya sendiri di dalam kelas XII sekolah itu, R membuang senjata tajam yang baru dipergunakan ke dalam kelas dan melarikan diri menggunakan motor, sedangkan korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh rekan-rekan guru untuk mendapatkan pertolongan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Harus Jadi Kepedulian BersamaMerawat dan melestarikan nilai-nilai Pancasila harus menjadi kepedulian bersama dalam aktivitas keseharian kita.
Baca lebih lajut »
Persis Banten Tolak Al-Qur'an Digabungkan Ajaran Khonghucu versi Pemerintah ChintaKami berharap Pemerintah China membatalkan niatnya membuat Al-Quran yang digabungkan nilai-nilai ajaran Khonghucu
Baca lebih lajut »
Pelatih Arab Saudi Akui Timnya Main Jelek, Kok Bisa Bantai Vietnam Ya?Pelatih Arab Saudi mengaku kalau timnya bermain buruk saat melawan Vietnam.
Baca lebih lajut »
Pelatih Arema FC Terima Banyak Pelajaran Saat Timnya Ditekuk Persebaya |Republika OnlineFernando mengeklaim para pemain muda Arema butuh laga seperti melawan Persebaya.
Baca lebih lajut »
Arema FC Petik Banyak Pelajaran dari Kekalahan Melawan Persebaya SurabayaPelatih Arema FC, Fernando Valente mengungkapkan kekalahan dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/9) menjadi pelajaran berharga.
Baca lebih lajut »
Dilumat Persebaya, Pelatih Arema FC Fernando Valente Ambil Banyak PelajaranArema FC kalah 1-3 dari Persebaya Surabaya.
Baca lebih lajut »