Sedangkan penurunan kinerja terdalam terjadi pada komoditas barang dari besi dan baja HS73 sebesar 50,74%.
BADAN Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Indonesia pada Desember 2022 sebesar US$23,83 miliar, turun 1,10% dibanding November yang mencapai US$24,09 miliar. Kondisi tersebut diakibatkan oleh penurunan kinerja ekspor nonmigas.
Penurunan ekspor nonmigas itu dipicu oleh turunnya kinerja ekspor sejumlah komoditas seperti bahan bakar mineral HS27, lemak dan minyak hewan HS15, dan barang dari besi dan baja HS73. "Penurunan ekspor non migas ini melanjutkan penurunan yang terjadi di bulan sebelumnya. Ini terjadi dalam 4 bulan terakhir dari sisi nilai maupun volumenya untuk eskpor non migas," jelas Margo.
Peningkatan ekspor migas tersebut didukung oleh performa kinerja dari komoditas seperti minyak mentah. Komoditas itu mencatatkan kenaikan nilai ekspor sebesar 73,24% dan volume 95,70% .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lantik 74 Pejabat Eselon 4, Kecamatan dan Kelurahan, Bobby: Jangan Pungli, Jangan Korupsi!!!Setelah pejabat eselon 2 dan 3, kini giliran pejabat eselon 4 lingkup Pemko Medan yang dilantik Wali Kota Medan Bobby Nasution. Pelantikan ini digelar di halaman tengah Balai Kota Medan, Jumat (13/1). Penegasan yang paling keras disampaikan Bobby, yakni jangan ada pungutan liar (pungli), jangan koru
Baca lebih lajut »
Indosat Habiskan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Rp 1,74 TriliunDana hasil penawaran umum tersebut paling banyak dipakai Indosat untuk membayar sebagian biaya hak penggunaan spektrum frekuensi senilai Rp 681,33 miliar.
Baca lebih lajut »
Relawan Demak Sebut Kepemimpinan Erick Thohir bak Sunan KalijagaKepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir sarat akan nilai-nilai Islam. Mulai dari menerapkan nilai-nilai akhlak di Kementerian BUMN, hingga kepedulian akan santri....
Baca lebih lajut »
Covid-19 Sentuh di Bawah 400 Kasus Konfirmasi Positif Dua Pekan Terakhir |Republika Online'Positivity rate' juga turun dari 2,74 menjadi 1,63 persen.
Baca lebih lajut »
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 32 Bulan Berturut-turutneraca perdagangan Indonesia surplus karena nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan nilai impor yang mana untuk nilai ekspor sebesar USD 23,83 miliar dan impor USD 19,94 miliar.
Baca lebih lajut »
UPDATE 14 Januari 2023: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,54 Persen, Ketiga 29,39 PersenPemerintah sendiri telah menetapkan sasaran vaksinasi yakni sebanyak 234.666.020 orang.
Baca lebih lajut »