Datangi KSP, salah satu pelaku usaha perikanan tangkap asal Tegal, Riswanto, mengaku keberatan dengan harga solar industri yang mencapai Rp16.000 per liter.
Tenaga Ahli Utama KSP Alan F. Koropitan menemui nelayan dan pelaku usaha dari sejumlah daerah Pulau Jawa di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jum’at .
"Kami berharap ada kebijakan harga solar industri untuk kapal nelayan di atas 30 GT, yakni sebesar Rp9.000 per liter. Dengan harga sekarang, antara Rp15.000-Rp16.000, sangat memberatkan para nelayan dan pelaku usaha," kata Riswanto. Selain soal harga bahan bakar minyak industri, para nelayan dan pelaku usaha perikanan tangkap itu juga mengeluhkan besaran tarif kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak 5-10 persen bagi nelayan. Besaran tarif itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP, yang berlaku pada Kementerian Kelautan Perikanan .