Amerika Serikat (AS) kembali terancam gagal bayar utang (default) dalam waktu dekat
Jakarta, CNBC Indonesia -
Dari tahun ke tahun, jumlah utang Negara Adikuasa memang terus meningkat, disebabkan defisit fiskal yang terus membengkak, dan semakin terakselerasi memasuki abad 21. Data dari Kementerian Keuangan menunjukkan per 31 Maret utang Amerika Serikat menembus US$ 31,45 triliun, menjadi yang terbesar di dunia. Bahkan sangat jauh di atas Inggris, negara dengan utang terbanyak kedua di dunia yang nilainya tidak sampai US$ 9 triliun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kerusuhan di Sudan, Negara-negara Ini Evakuasi WarganyaBeberapa negara bergegas untuk menarik diplomat dan memindahkan warga mereka dari Sudan ke tempat yang lebih aman.
Baca lebih lajut »
Masyarakat Indonesia Tergolong Berani Ambil Risiko Jadi EntrepreneurBerdasarkan laporan penelitian Global Entrepreneurship Monitor yang dilakukan terhadap 170 ribu orang di 49 negara, responden asal Indonesia memiliki tingkat keyakinan sebesar 87,2 persen bahwa mereka melihat peluang bagus untuk menjadi entrepreneur di negaranya. Angka tersebut merupakan yang tertinggi kedua setelah Arab Saudi. Namun tidak semua responden yang mengaku melihat peluang bagus untuk mulai berbisnis memiliki kepercayaan diri untuk memulainya. Sebanyak 36,8 persen di antaranya mengaku enggan memulai karena takut bahwa bisnis yang dirintis akan gagal. Meski demikian, angka tersebut relatif lebih kecil dibanding responden serupa asal Arab Saudi, yang 63,3 persen di antaranya justru takut untuk memulai bisnis. Dari 10 negara dengan penduduk yang memiliki tingkat keyakinan besar bahwa ada peluang bagus untuk memulai bisnis, sebagian besar di antaranya merupakan negara-negara berkembang. Responden di berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang memiliki tingkat optimis yang relatif rendah untuk menjadi entrepreneur. Namun, di sisi lain, responden asal negara berkembang seperti Cina, Kolombia, dan Brasil juga memiliki tingkat keraguan yang tidak jauh berbeda. Dengan kata lain, tidak ada korelasi yang kuat antara tingkat kesejahteraan di suatu negara dengan keinginan berbisnis.
Baca lebih lajut »
Cina, India dan Pakistan Evakuasi Warganya dari Sudan |Republika OnlineBanyak negara telah mengevakuasi staf diplomatik dan warga negara mereka dari Sudan
Baca lebih lajut »
Pertempuran Mereda, AS Cs Evakuasi Warganya dari SudanNegara-negara Arab, Asia, dan Barat kemudian berlomba-lomba untuk mengevakuasi warganya dari Sudan.
Baca lebih lajut »
Ini Bedanya Suhu Panas di Indonesia dan Gelombang Panas di AsiaGelombang panas yang terjadi di negara-negara Asia tidak terjadi di Indonesia, ini penjelasannya
Baca lebih lajut »
10 Kota di Asia Dengan Suhu Terpanas, Indonesia Termasuk?Hampir sebagian besar negara-negara di Asia Selatan masih terdampak gelombang panas atau heatwave.
Baca lebih lajut »