Beyond the Breaking News

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Mbg Berita

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG
Dapur MBGSPPGZulhas

Pemerintah akan membenahi program Makan Bergizi Gratis akibat pembengkakan 6.877 titik dapur umum yang berpotensi memboroskan anggaran hingga Rp12 triliun per tahun.

ARSIP-Badan Gizi Nasional melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah dapur penyedia Makan Bergizi Gratis di Cipanas, Cianjur, pada Senin dini hari.

Pemerintah mendeteksi pembengkakan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang memicu potensi pemborosan anggaran negara hingga Rp12 triliun per tahun. Menko Pangan Zulkifli Hasan menemukan maladministrasi berupa jual beli titik dapur umum yang melampaui kuota rencana awal sebanyak 6.877 unit. ) yang berjalan di luar estimasi perencanaan awal. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi memicu pemborosan alokasi anggaran negara dengan nilai fantastis, diproyeksikan menembus Rp12 triliun per tahun.

Temuan krusial inilah yang mendasari keputusan mendesak pemerintah untuk melakukan langkah penataan dan pembenahan total terhadap tata kelola program MBG, yang saat ini operasionalnya berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional . ), menegaskan bahwa program MBG pada dasarnya merupakan salah satu pilar kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto yang memiliki visi sangat fundamental dan bernilai positif bagi masyarakat. Kendati demikian, dalam realisasi teknis di lapangan, ditemukan sejumlah simpul persoalan operasional yang harus segera diurai dan diperbaiki.

"Program MBG kebijakan utama Bapak Presiden yang sangat bagus, sangat baik, tetapi dalam melaksanakannya terjadi masalah-masalah yang sudah lama menjadi perbincangan dan kita juga bahas di sini," ujar Zulhas saat memberikan keterangan resmi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis . Menurut penjelasannya, Kepala Negara telah mengantongi laporan komprehensif mengenai berbagai hambatan yang muncul dalam implementasi program tersebut. Sebagai tindak lanjut, diputuskan untuk melakukan penyegaran atau pergantian jajaran manajemen di tubuh BGN.

Pemerintah menetapkan tenggat waktu atau masa transisi sekitar satu bulan guna menuntaskan agenda pembenahan struktural ini. Salah satu aspek penyimpangan yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah membubungnya kuota pendirian pos dapur gizi yang melampaui batas kuota awal. Zulhas mengungkapkan bahwa draf rancangan awal strategis sebetulnya hanya menetapkan batas pagu sebanyak 21.000 titik SPPG di seluruh Indonesia. Namun, realitas di lapangan menunjukkan angka riilnya melesat hingga menyentuh 27.877 unit.

"Misalnya terjadi jual beli titik ya, yang seharusnya rencana awal titik itu 21.000 tapi sekarang sudah ada 27.877 titik," ungkap Zulhas secara gamblang terkait maladministrasi tersebut. Kondisi tersebut menunjukkan adanya selisih penambahan sebanyak 6.877 unit dapur pelayan di luar kalkulasi resmi pemerintah. Berdasarkan data evaluasi finansial yang diterima Kemenko Pangan, kelebihan kuota ini secara otomatis memberikan beban ganda yang sangat berat terhadap stabilitas kas keuangan negara.

"Kalau 6.877 penambahan, kalau 6 juta satu hari, maka 1 bulan ada pengeluaran lebih 1 triliun. Pemborosan," papar Menko Pangan. Lebih lanjut ia menguraikan, jika pembengkakan biaya logistik harian ini terus dibiarkan berjalan tanpa ada intervensi regulasi sepanjang tahun, akumulasi kerugian fiskal atau pemborosan fungsional yang ditanggung negara dipastikan menyentuh angka sekitar Rp12 triliun.

"Berarti kalau 1 tahun berapa itu? Rp12 triliun. Nah, ini yang yang, maka perlu penataan untuk ditata agar bisa diperbaiki dan diselesaikan," cetusnya. Ikuti Kuisnya ➔

GooglePlease follow us on Google to support us
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

suaradotcom /  🏆 28. in İD

Dapur MBG SPPG Zulhas

 

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Negara-negara yang Pernah Juara Piala Dunia, Siapa Terbanyak?Negara-negara yang Pernah Juara Piala Dunia, Siapa Terbanyak?Menjelang Piala Dunia 2026, Brasil masih menjadi negara dengan gelar juara dunia terbanyak, sementara Argentina berstatus sebagai juara bertahan.
Baca lebih lajut »

Laporan Liputan6.com dari St. Petersburg: Kedaulatan dan AI Jadi Sorotan SPIEF 2026Laporan Liputan6.com dari St. Petersburg: Kedaulatan dan AI Jadi Sorotan SPIEF 2026Forum ini menyoroti perubahan lanskap ekonomi global, penguatan kedaulatan teknologi, dan meningkatnya peran negara-negara berkembang.
Baca lebih lajut »

AS Lancarkan Serangan Hari Kedua Terhadap Iran, Iran Balas Serang Negara-negara TelukAS Lancarkan Serangan Hari Kedua Terhadap Iran, Iran Balas Serang Negara-negara TelukAS melancarkan serangan udara ke Iran, memicu balasan rudal ke Bahrain, Kuwait, dan Yordania, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Baca lebih lajut »

5 Negara yang Berpotensi Tancap Gas di Laga Pembuka Piala Dunia 20265 Negara yang Berpotensi Tancap Gas di Laga Pembuka Piala Dunia 2026Sejumlah negara diprediksi bakal langsung tancap gas di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026. Bukan hanya tim kuat, kuda hitam juga berpotensi kasih ancaman.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2026-07-14 22:59:31