Bulan lalu, Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BPLH Kota Bekasi Masri Wati mengaku sudah menelusuri sumber pencemar di Kota Bekasi.
September 2018, misalnya, ribuan ekor ikan sapu-sapu, mujair, dan sepat ditemukan mati mengambang di Kali Bekasi.
September 2017 pun, keadaannya sama persis. Saat itu, Kali Bekasi yang menghitam dan bau"dihiasi" busa. Pencemaran juga berasal dari Cileungsi.Tahun ini, keadaannya tak banyak berbeda. Bulan lalu, Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BPLH Kota Bekasi Masri Wati mengaku sudah menelusuri sumber pencemar di Kota Bekasi, namun nihil.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dinkes Kota Bekasi Jelaskan Dampak Sampah Menumpuk di KaliSampah menumpuk di kali akan mendorong munculnya penyakit dan menyumbat aliran.
Baca lebih lajut »
Sampah Menumpuk di Kali Utan Kayu, Wali Kota Depok Kritik Budaya WargaWali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad menyebut kebersihan kali tidak terlepas dari budaya masyarakat.
Baca lebih lajut »
Penyelundup 500 Kg Ganja Tanjung Priok Sudah 3 Kali Beraksi
Baca lebih lajut »
Sehari, Dua Kali Kebakaran Lahan di Samarinda, 17 Hektare sudah Ludes TerbakarKebakaran hutan dan lahan hampir terjadi setiap hari di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur. Bahkan dalam sehari bisa terjadi dua kali kebakaran lahan. Baik siang maupun malam. kebakaranhutandanlahan
Baca lebih lajut »
Stasiun Telaga Murni Bekasi Diresmikan Hari IniStasiun Telaga Murni terletak di antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Cikarang.
Baca lebih lajut »
Dishub Bekasi: Masalah Administrasi Bikin Bus Transpatriot Mangkrak'Kami terima hanya faktur saja. Sudah kami serahkan ke PD Mitra Patriot pengelolaannya. Ini kami kuningkan, ada perubahan faktur, dan sudah selesai...
Baca lebih lajut »