Wabah virus corona membuat nasib Formula E kebanggaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi tidak jelas FormulaE
jpnn.com, JAKARTA - Wabah virus corona membuat nasib Formula E kebanggaan Gubernur Anies Baswedan menjadi tidak jelas. Padahal, Pemprov DKI sudah menggelontorkan uang yang tidak sedikit untuk commitment fee ajang tersebut. Sejauh ini Pemprov DKI telah menyetorkan GBP 31 juta kepada pemegang lisensi pemegang lisensi balap mobil listrik itu.
Baca Juga: Commitment fee untuk musim balapan 2020, yang sedianya digelar pada 6 Juni 2020 tetapi terkendala wabah corona, telah dibayarkan tahun lalu sebesar GBP 20 juta. "Sementara untuk musim balap 2021, termin pertamanya sudah dibayarkan 26 Februari 2020 sebesar GBP 11 juta melalui mekanisme APBD. Sementara pembayaran termin kedua pada 2020 ini belum terlaksana karena masuk dalam efisiensi," kata Firdaus.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Situasi Belum Aman, Pemprov DKI Belum Buka SekolahPemprov DKI ingin memastikan situasi benar-benar aman dari Covid-19 sebelum membuka sekolah.
Baca lebih lajut »
Wantim IDI Kritisi Pemprov DKI Jakarta Buka Mal 15 Juni: Corona Belum LandaiPB IDI kurang sependapat dengan keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hendak membuka sejumlah pusat perbelanjaan hingga mal pada Senin 15 Juni 2020. IDI
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Belum Berencana Buka RPTRAPemprov DKI belum berencana untuk membuka kembali RPTRA sebab pemanfaat RPTRA kebanyakan adalah anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang rentan terhadap penularan covid-19
Baca lebih lajut »
DKI Sudah Setor Fee Formula E Rp 550 Miliar ke Pemegang LisensiPemprov DKI Jakarta dan penyelenggara Formula E sudah setor commitment fee Rp 550 miliar kepada pemegang lisensi balap mobil listrik.
Baca lebih lajut »
Formula E di Jakarta Tertunda, Jakpro DKI Pastikan Commitment Fee Tak HangusTaufiq mengatakan, commitment fee tidak hangus meliputi pembayaran termin satu dan dua pada tahun 2019 (penyelenggaraan Formula E 2020) dan pembayaran termin satu tahun 2020 (penyelenggaraan Formula E 2021).
Baca lebih lajut »