Nasdem meminta realisasi vaksinasi Covid-19 dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA--Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Papua mengaku telah menggelar vaksinasi Covid-19 di sejumlah wilayah di Papua. Ketua DPW Partai Nasdem Papua Mathius Awoitauw menuturkan, vaksinasi massal ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah agar sukses menggelar Pekan Olahraga Nasional XX pada 2 hingga 15 Oktober mendatang.
Mathius menambahkan, vaksinasi diharapkan bisa membuat masyarakat Papua merasa lebih aman. Terutama, akan ada hajatan olahraga nasional terbesar di Bumi Cenderawasih dalam beberapa bulan ke depan. Nasdem Papua juga bertekad membantu pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal terhadap Covid-19 di Papua.
Mathius yang juga menjabat Bupati Jayapura itu mengeklaim, sentra vaksinasi yang digelar Partai Nasdem tak hanya berlangsung di Kabupaten Jayapura, tetapi juga di Kota Jayapura, Merauke, Timika dan wilayah lainnya. Ia mengaku gembira karena program vaksinasi Nasdem disambut baik warga.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Covid-19 dikhawatirkan timbulkan 'tsunami diabetes' di India - BBC News IndonesiaPara dokter percaya sejumlah besar pasien Covid yang sudah pulih berisiko mengalami diabetes yang baru terdiagnosis.
Baca lebih lajut »
Pandemi COVID-19 Perberat Beban Pekerja Migran Indonesia di Luar NegeriBeban persoalan yang dialami pekerja migran Indonesia semakin berat dengan adanya pandemi virus corona.
Baca lebih lajut »
Hasil Survei: Penanganan Covid-19 di Indonesia Semakin MembaikPenanganan telah berjalan sesuai jalur yang tepat. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Charta Politika penanganan Covid-19 di RI semakin membaik. Penanganan...
Baca lebih lajut »
Kadin: Indonesia Harus Keluar dari Pandemi Covid-19, Vaksin SenjatanyaKetua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid memastikn mobil vaksin Covid-19 yang akan dilluncurkan pada 17 Agustus dibagikan ke Kadin daerah. TempoBisnis
Baca lebih lajut »