Berdasarkan data yang diukur menggunakan satelit NASA, semburan abu vulkanik dari letusan gunung berapi Tonga di Kepulauan Pasifik menembus ketinggian 58 kilometer....
BERDASARKAN data yang diukur menggunakan satelit NASA, semburan abu vulkanik dari letusan gunung berapi Tonga di Kepulauan Pasifik menembus ketinggian 58 kilometer. Abu vulkanik dampak letusan pada Januari 2022 mencapai lapisan mesosfer, lapisan ketiga dan terdingin dari atmosfer Bumi.
NASA mampu mengukur kepulan asap karena dua satelit cuaca kebetulan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Satelit-satelit itu mengambil gambar dan pengamatan inframerah yang menunjukkan letusan dari atas.Hanya dalam waktu sekitar 30 menit setelah letusan, abu, uap, dan gas dari gunung berapi bawah laut naik dari permukaan laut hingga ke mesosfer.
Baca juga; Foto Luar Angkasa, Awan Vulkanik Letusan Gunung Tonga Tersebar hingga 2.000 Km di Atas Selandia Baru