Narasi Sebuah Bangsa Hebat

Analisis Berita

Narasi Sebuah Bangsa Hebat
Peradaban BangsaImam Mujahidin FahmidiNarasi Besar
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 9 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 50%
  • Publisher: 70%

Indonesia harus mengajarkan dunia tentang harmoni di tengah keberagaman.

Kita butuh narasi, yang dapat menjadi sumber inspirasi dunia. Sudah lama bangsa Indonesia yang hebat ini kehilangan narasi.

Narasi besar bukan hanya soal sejarah atau mitologi; ia adalah alasan kita bertindak, alasan kita ada.India, seperti Indonesia, adalah bangsa yang lahir dari peradaban kuno. Perbedaannya terletak pada cara mereka membingkai sejarah dan warisan. Bahkan, diaspora mereka, dari Sundar Pichai hingga Satya Nadella, membawa narasi itu ke ruang rapat perusahaan teknologi raksasa di Silicon Valley. Mereka tidak hanya orang India di luar negeri; mereka adalah personifikasi dari narasi besar India.

Sebaliknya, Palestina menawarkan narasi berbeda: narasi tentang penderitaan dan perjuangan. Mereka simbol dari ketidakadilan modern, sebuah bangsa yang kehilangan tanah airnya, tetapi tetap berdiri teguh melawan penindasan.Narasi ini memiliki daya tarik moral yang kuat, menggerakkan simpati dan solidaritas dari berbagai penjuru dunia.

Kita berbicara tentang kekayaan sumber daya alam, tetapi lupa bahwa narasi yang kuat bukan hanya tentang apa yang kita miliki, melainkan apa yang kita representasikan. Kita adalah bangsa dengan 17.000 pulau, 700 bahasa, dan keberagaman yang luar biasa.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Peradaban Bangsa Imam Mujahidin Fahmidi Narasi Besar Sdgs SDG10-Berkurangnya Kesenjangan SDG01-Tanpa Kemiskinan SDG04-Pendidikan Berkualitas

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Negara Berkembang Kecam Kesepakatan Iklim COP29 Senilai $300 MiliarNegara Berkembang Kecam Kesepakatan Iklim COP29 Senilai $300 MiliarKepala iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Simon Stiell, mengakui alotnya negosiasi untuk dapat mencapai kesepakatan tersebut.
Baca lebih lajut »

Rusia Minta Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan Darurat terkait SuriahRusia Minta Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan Darurat terkait SuriahRUSIA meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar pertemuan darurat terkait perkembangan di Suriah
Baca lebih lajut »

Xi Jinping Serukan Solusi 2 Negara untuk Palestina dan IsraelXi Jinping Serukan Solusi 2 Negara untuk Palestina dan IsraelTiongkok juga menyerukan keanggotaan penuh Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa
Baca lebih lajut »

Netanyahu Hadapi Tuduhan Kejahatan Perang, Bersumpah Bela Israel 'Dengan Segala Cara'Netanyahu Hadapi Tuduhan Kejahatan Perang, Bersumpah Bela Israel 'Dengan Segala Cara'Dia menggambarkan keputusan hari Kamis sebagai hari yang gelap dalam sejarah bangsa-bangsa.
Baca lebih lajut »

Asal-usul Hari Toilet Sedunia Diperingati Tiap Tahun pada 19 NovemberAsal-usul Hari Toilet Sedunia Diperingati Tiap Tahun pada 19 NovemberHari Toilet Sedunia atau World Toilet Day (WTD) peringatan internasional, yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa
Baca lebih lajut »

Mengenal Bangsa Kolonisator Pertama di Dunia yang Pernah ke IndonesiaMengenal Bangsa Kolonisator Pertama di Dunia yang Pernah ke Indonesiabangsa kolonisator adalah bangsa yang pertama kali melakukan ekspedisi, salah satunya Portugis
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-07 00:19:14