Mendikbudristek Nadiem Makarim mengakui serapan tenaga kerja dari kampus masih rendah, namun yakin program Kampus Merdeka bisa mengatasi itu.
Sementara, kata dia, tantangan mulai dari distribusi teknologi, otomatisasi dunia kerja, hingga beragam jenis pekerjaan baru mulai bermunculan di tanah air.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nadiem dan Budi Gunadi Absen Rapat, Pansus RUU Otsus Papua Mengadu ke IstanaKetua Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Otonomi Khusus Papua, Komarudin Watubun mengatakan para menteri yang ditugasi Presiden semestinya hadir jika diundang dalam rapat Pansus RUU Otsus Papua. TempoNasional
Baca lebih lajut »
Nadiem Ingatkan Dampak Jangka Panjang Jika Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Urung Dilaksanakan - Tribunnews.comMendikbudristek Nadiem Makarim menyarankan agar pembelajaran tatap muka terbatas segera dilaksanakan sekolah.
Baca lebih lajut »
Nadiem Ngadu ke DPR Banyak Sekolah Tak Boleh Tatap Muka Gegara PemdaDi DPR, Nadiem mengungkapkan masih banyak sekolah belum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas karena belum diizinkan pemda dan satgas terkait.
Baca lebih lajut »
Protes PPDB Zonasi, Pelajar Surabaya Akan Demo NadiemAliansi Pelajar Surabaya bakal menggelar demonstrasi memprotes sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 SMA-SMK berdasarkan zonasi.
Baca lebih lajut »
Kabar Gembira dari Mas Nadiem untuk Guru Honorer terkait Seleksi PPPK 2021Mendikbudristek Nadiem Makarim menyampaikan kabar gembira untuk guru honorer terkait seleksi PPPK 2021. SeleksiPPPK2021
Baca lebih lajut »
Vaksinasi Covid-19 Guru Terlambat, Nadiem Bakal Libatkan Perguruan TinggiMenteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku terjadi hambatan dalam proses vaksinasi Covid-19 terhadap pendidik dan tenaga kependidikan.
Baca lebih lajut »