Banyak tenaga medis covid-19 Muslim di Inggris dengan visa kerja sementara.
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seorang perawat Muslim Inggris, Binish mengatakan, ada kesenjangan di dalam National Health Service antara manajemen dan staf etnis kulit hitam, Asia, dan minoritas atau Black, Asian, Minority Ethnic .
Kemudian Binish ditanya, apakah menurutnya perselisihan ini masih berada di garis depan pandemi, mencegah petugas kesehatan dari etnis minoritas meningkatkan kekhawatiran tentang paparan virus. Di samping itu, saat diminta menjelaskan beban kerjanya selama pandemi, Sekretaris jenderal British Islamic Medical Association , Salman Waqar menjawab dengan masam."Berapa lama Anda punya?" katanya.
Angka-angka itu muncul setelah laporan yang tertunda, dan awalnya disensor oleh badan Kesehatan Masyarakat Inggris pemerintah pada Juni. Dan menemukan bahwa, orang Inggris BAME dua kali lebih mungkin meninggal dari orang kulit putih Inggris jika tertular virus corona.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mendagri: Muslim dan Non-Muslim perlu Lihat Keberagaman Sebuah KeniscayaanKeberadaannya harus dihormati dan dijaga karena sebagai keunikan bangsa Indonesia.
Baca lebih lajut »
Halal tak Hanya Untungkan Muslim |Republika OnlineBahan haram bisa diganti dengan bahan halal.
Baca lebih lajut »
Lala dan Firda, anak Badui Muslim sukses kibarkan Merah PutihKakak beradik anak Suku Badui Muslim di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten bernama Lala (10) dan Firda (11) sukses mengibarkan bendera Merah Putih saat ...
Baca lebih lajut »
Muslim Mensyukuri Kemerdekaan Bersama Kasidah Nasyida Ria |Republika OnlineMerdeka bersama Nasyida Ria
Baca lebih lajut »
Selamat! Tiongkok Berhasil Meredam Wabah Virus Corona di Wilayah Muslim UighurWabah virus corona di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang berhasil diredam oleh pemerintah Tiongkok Viruscorona
Baca lebih lajut »