Museum Holocaust Auschwitz-Birkenau menentang konten kontroversial berupa video di TikTok, yang menampilkan para pengguna berpura-pura menjadi korban Holocaust. TikTok Holocaust
Pihak museum dan tugu peringatan Holocaust Auschwitz-Birkenau menentang tren baru di platform media sosial TikTok, di mana pengguna berperan sebagai korban Holocaust, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu .
Pihak museum angkat bicara terkait video kontroversial, di mana para pengguna TikTok berpura-pura menjadi korban Perang Dunia II. Pihak museum mengakui bahwa ada beragam motivasi di balik tren tersebut, termasuk yang dibuat oleh orang-orang yang ingin"mengekspresikan kenangan pribadi". Museum Auschwitz memperingatkan dan menyerukan agar lebih banyak pendidikan dan diskusi tentang bagaimana mengingat Holocaust, daripada membuat kreasi yang"mempermalukan" kaum muda.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kenali Sejarah, Ziva Magnolya Ajak Generasi Muda Kunjungi MuseumKetika berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda, Ziva menuturkan bahwa dirinya banyak memperoleh edukasi tentang sejarah di balik...
Baca lebih lajut »
Museum Gereja Chora di Turki Diubah Jadi MasjidPresiden Turki Tayyip Erdogan mengubah status Museum Gereja Chora menjadi masjid.
Baca lebih lajut »
Melihat Murah di Sepanjang Jalan Menuju Museum Basoeki AbdullahMelihat mural yang menghiasi sepanjang jalan Keuangan menuju museum Basoeki Abdullah.
Baca lebih lajut »
Museum Bubakan di Kota Lama Semarang Ditarget Kelar November |Republika OnlineMuseum Bubakan dibangun dengan investasi Rp 15 miliar.
Baca lebih lajut »