Gejala menjalarnya gempa bumi, secara ilmiah, masih sulit diterangkan.
Rentetan gempa bumi yang melanda di berbagai tempat di berbagai daerah di Indonesia akhir-akhir memberi kesan seakan-akan Bumi Nusantara sedang gelisah. Orang awam pun akhirnya beranggapan bahwa gempa pada waktu tertentu dapat menjalar ke mana-mana. Misalnya, gempa dari Lombok"menyeberang" ke Palu, kemudian dari Papua menerjang Maluku utara, Halmahera Selatan, Sumbawa, Bali, dan Banten, kemudian entah selanjutnya ke mana lagi.
Hingga saat ini, kita lebih mudah mengkaji aktivitas gempa dalam aspek spasial dan temporal daripada mengkaji perubahan dan perpindahan tegangan di kulit bumi. Inilah mengapa sangat sulit menerangkan secara empiris dugaan sebagian orang bahwa gempa saling berhubungan dan dapat menjalar kesana kemari.
Transfer tegangan statis ini berkurang secara cepat terhadap jarak dan disebabkan oleh perpindahan patahan yang permanen. Konsep pemicuan dinamis ini sangat rumit. Banyak syarat yang harus terpenuhi untuk bisa mengatakan pemicuan dinamis terjadi. Maka dari itu, bagi mereka yang paham betul ilmu gempa justru semakin berhati-hati. Tidak mudah dengan entengnya mengatakan sebuah gempa dapat dipicu oleh gempa lain.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dapatkah Gempa Menjalar dan Saling Memicu?Usai gempa Banten Magnitudo 6,9 pada 2 Agustus 2016, kini berkembang berita yang viral di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar megathrust berkekuatan M 9,0.
Baca lebih lajut »
Penjelasan BMKG Soal Kabar Akan Ada Gempa Berkekuatan 9,0 Setelah Gempa di Banten - Tribunnews.comSimak penjelasan BMKG soal kabar akan ada gempa berkekuatan 9,0 setelah gempa yang terjadi Banten, Jumat (2/8/2019) kemarin.
Baca lebih lajut »
[HOAKS] Gempa Magnitudo 9 Pasca-gempa BantenMenurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, informasi yang berkembang tersebut tidak benar.
Baca lebih lajut »
Gempa Hari Ini: BMKG Maluku Catat Gempa 3.6 SR Guncang Fakfak Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami - Tribun AmbonBMKG Maluku mencatat gempa 3.6 SR mengguncang Fakfak, Papua Barat, pada Senin (5/8/2019) di kedalaman 3.6 SR, tak berpotensi tsunami.
Baca lebih lajut »
Listrik Mati Bukan karena Gempa dan SabotasePutusnya jaringan listrik pada Minggu kemarin bukan disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam.
Baca lebih lajut »