Muhammadiyah Jateng Dukung Sikap Ganjar Tolak Israel di Piala Dunia U-20

Indonesia Berita Berita

Muhammadiyah Jateng Dukung Sikap Ganjar Tolak Israel di Piala Dunia U-20
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 92%

AM Jumai menilai ajang internasional apapun, termasuk gelaran turnamen sepak bola semestinya sejalan antara penyelenggaraannya dan ideologi politik negara tuan rumahnya.

PERYATAAN Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menolak kehadiran tim nasional Israel dalam ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia, mendapat tanggapan dari tokoh Muhammadiyah di Jawa Tengah. Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah AM Jumai mengatakan, secara kemanusiaan dirinya berempati dan simpati kepada Palestina. Menurutnya, Palestina selalu menjadi korban kemanusiaan dari Israel.

"Maka menurut saya negara harus memperhatikan aspirasi masyarakat kebanyakan, dan berikan masukan-masukan kepada pemerintah Israel untuk mengubah kebijakannya yang membabi buta terhadap Palestina," kata Jumai, ketika dihubungi melalui pesan singkat, Kamis . Jumai menambahkan, dirinya sependapat bahwa negara harus bersikap konsisten sesuai amanat konstitusi. Dia menilai ajang internasional apapun, termasuk gelaran turnamen sepak bola semestinya sejalan antara penyelenggaraannya dan ideologi politik negara tuan rumahnya. "Baik sepak bola maupun urusan-urusan lain itu harus dalam satu kesatuan sistem dengan policy negara," tandasnya.

Sebelumnya, diberitakan Ganjar Pranowo mendorong upaya terobosan agar Israel tidak main di Indonesia dalam Piala Dunia U-20. Sikap itu adalah perwujudan komitmen bersama dalam upaya kemerdekaan Palestina sesuai amanat Presiden RI pertama, Soekarno. Ganjar mengatakan, sebagai kader PDI Perjuangan, dirinya memegang teguh amanat Bung Karno untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina. "Kami sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan maupun dalam Conference of the New Emerging Forces. Jadi ya kami ikut amanat beliau," ujarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dukungan Tokoh Muhammadiyah Jateng untuk Sikap Ganjar Tolak Israel di Piala Dunia U-20Dukungan Tokoh Muhammadiyah Jateng untuk Sikap Ganjar Tolak Israel di Piala Dunia U-20Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng AM Jumai menyebut selama ini warga Palestina menjadi korban kekerasan Isra...
Baca lebih lajut »

Dukung Larang Thrifting, Ridwan Kamil: Produk Lokal Harus Jadi Tuan Rumah |Republika OnlineDukung Larang Thrifting, Ridwan Kamil: Produk Lokal Harus Jadi Tuan Rumah |Republika OnlineGubernur Ridwan Kamil dukung pelarangan thrifting agar produk lokal lebih berjaya.
Baca lebih lajut »

Ramadhan Ditetapkan Besok, Muhammadiyah: Mari Isi dengan Kegiatan Bermakna |Republika OnlineRamadhan Ditetapkan Besok, Muhammadiyah: Mari Isi dengan Kegiatan Bermakna |Republika OnlineUmat Islam diminta meningkatkan ibadah spiritual dan ibadah sosial selama Ramadhan.
Baca lebih lajut »

Sambut Ramadan, Jauhi Sikap Intoleran dan Selektif Pilih Konten Keagamaan di MedsosSambut Ramadan, Jauhi Sikap Intoleran dan Selektif Pilih Konten Keagamaan di MedsosWebinar Literasi Digital Sektor Kelompok Masyarakat dengan tema “Sambut Ramadan, Gunakan Ruang Digital Sebagai Aktivitas Dakwah” digelar melalui zoom meeting.
Baca lebih lajut »

PBNU Minta Jangan Ada Perpecahan soal Perbedaan Penetapan 1 Ramadhan dengan MuhammadiyahPBNU Minta Jangan Ada Perpecahan soal Perbedaan Penetapan 1 Ramadhan dengan MuhammadiyahKiai Abdullah Jaidi perwakilan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengatakan perbedaan dalam penetapan 1 Ramadhan 1444 Hijiriah dengan Muhammadiyah buk
Baca lebih lajut »

Muhammadiyah: Ramadhan Mengajarkan Kita untuk Tidak BerlebihanMuhammadiyah: Ramadhan Mengajarkan Kita untuk Tidak BerlebihanKetua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak umat Islam menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 20:51:09