MoU Mineral Kritis Indonesia-Kanada Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Energi Berita

MoU Mineral Kritis Indonesia-Kanada Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
EnergiIndonesiaKanada
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 8 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 47%
  • Publisher: 78%

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berharap MoU mineral kritis antara Indonesia dan Kanada dapat membantu pemenuhan kebutuhan energi dan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Sabtu, 28 Desember 2024 15:21 WIBTarget Presiden Prabowo pertumbuhan ekonomi ke depan 8 persen, kami memerlukan tambahan 61 gigawatt untuk mendukung target tersebut Jakarta (ANTARA) - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengharapkan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait mineral kritis antara Indonesia dan Kanada dapat membantu pemenuhan kebutuhan energi Indonesia yang terus meningkat. 'Listrik kita saat ini sebesar 91 gigawatt dengan pertumbuhan ekonomi di bawah 6 persen.

Target Presiden Prabowo untuk pertumbuhan ekonomi ke depan adalah 8 persen, sehingga kami memerlukan tambahan 61 gigawatt untuk mendukung target tersebut,' kata Bahlil dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu. Hal itu disampaikan Bahlil terkait MoU terkait mineral kritis antara Indonesia dan Kanada yang diteken oleh kedua negara pada Desember 2024 ini. Bahlil mengatakan MoU ini mencakup beberapa area kerja strategis, antara lain penerapan standar lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG), pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui teknologi bersih, serta penguatan perdagangan dan investasi sektor pertambangan. Kolaborasi ini diharapkan mendukung percepatan transisi energi dan pertumbuhan ekonomi kedua negara. Bahlil pun menekankan pentingnya kerja sama ini untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia yang terus meningkat. Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa dunia saat ini menghadapi ancaman serius akibat pemanasan global yang semakin mengkhawatirkan. Berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, telah berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih, dengan target global pada tahun 2050. Indonesia menargetkan pengurangan emisi 915 juta ton CO2 pada 2030, termasuk kontribusi sektor energi sebesar 358 juta ton. Sementara itu pencapaian Indonesia pada 2023, emisi berhasil dikurangi sebesar 128 juta ton

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Energi Indonesia Kanada Pertumbuhan Ekonomi Mineral Kritis

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Indonesia-Kanada Perkuat Kerjasama Mineral Kritis dan Transisi EnergiIndonesia-Kanada Perkuat Kerjasama Mineral Kritis dan Transisi EnergiIndonesia dan Kanada menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) terkait kerja sama mineral kritis.
Baca lebih lajut »

Indonesia-Kanada CEPA, Mendag Budi: Langkah Besar Indonesia Jangkau Pasar Amerika UtaraIndonesia-Kanada CEPA, Mendag Budi: Langkah Besar Indonesia Jangkau Pasar Amerika UtaraBerita Indonesia-Kanada CEPA, Mendag Budi: Langkah Besar Indonesia Jangkau Pasar Amerika Utara terbaru hari ini 2024-12-02 14:05:51 dari sumber yang terpercaya
Baca lebih lajut »

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie Optimistis ICA-CEPA Akan Perbesar Investasi Kanada di IndonesiaKetum Kadin Indonesia Anindya Bakrie Optimistis ICA-CEPA Akan Perbesar Investasi Kanada di IndonesiaKetum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership (ICA-CEPA) dapat mempermudah dan memperbesar investasi Kanada di Indonesia.
Baca lebih lajut »

Perluas Akses Pasar ke Kanada, Indonesia Selesaikan ICA-CEPAPerluas Akses Pasar ke Kanada, Indonesia Selesaikan ICA-CEPAIndonesia dan Kanada telah menandatangani Pernyataan Bersama Penyelesaian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Baca lebih lajut »

Akses Pasar Indonesia ke Kanada Resmi Terbuka LebarAkses Pasar Indonesia ke Kanada Resmi Terbuka LebarIndonesia dan Kanada telah menandatangani Pernyataan Bersama Penyelesaian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement CEPA
Baca lebih lajut »

Bertemu Delegasi CABC, Menko Airlangga Dukung Penguatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kanada di Berbagai Sektor PrioritasBertemu Delegasi CABC, Menko Airlangga Dukung Penguatan Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kanada di Berbagai Sektor PrioritasIndonesia dan Kanada sudah menyelesaikan perjanjian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA).
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-21 10:27:00