Rider KTM Tech3, Miguel Oliveira, menjadi yang tercepat di MotoGP Styria 2020. Kemenangan perdana itu didapat si pebalap Portugal di tikungan terakhir.
Dalam balapan di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu , pertarungan seru tersaji sampai lap terakhir. Oliveira memanfaatkan serunya persaingan Jack Miller dan Pol Espargaro untuk meraih keuntungan.Styria dengan catatan waktu 16 menit 56,025 detik di sisa 12 lap balapan., blong. Dia memilih menjatuhkan diri menjelang tikungan pertama, sampai motornya menabrak pembatas lalu terbakar.
Joan Mir mengambil alih posisi pertama balapan pada tikungan ke-10 saat balapan masih menyisakan 24 putaran lagi. Maverick Vinales mengisyaratkan ada masalah pada motornya saat balapan menyisakan 15 lap lagi. Di salah satu tikungan, dia mengangkat tangan sampai dilewati beberapa pebalap.Overtake dilakukan oleh Takaaki Nakagami pada Miller saat balapan menyisakan 14 lap. Di tikungan ke-10, rider Jepang itu menyalip Miller. Posisi itu tak bertahan lama, Miller kembali merebut posisi kedua.
Bendera merah dikibarkan, motor YZR-M1 tunggangan Vinales sampai terbakar di tikungan 1 sirkuit Red Bull Ring. Saat balapan dihentikan, Joan Mir yang menjadi pebalap terdepan. Balapan start lagi dengan posisi saat lap ke-16.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jelang MotoGP Styria 2020, Morbidelli Masih Dihantui Rasa SakitPembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli masih dihantui rasa sakit. Anak asuh Valentino Rossi itu mengalami kecelakaan...
Baca lebih lajut »
Klasemen MotoGP 2020 Jelang Seri Styria: Quartararo TerancamKeunggulan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) atas rival pada klasemen berkurang usai seri terakhir MotoGP.
Baca lebih lajut »
Hasil FP3 MotoGP Styria 2020: Suzuki Tebar Ancaman, Valentino Rossi Kembali Melempem - Tribunnews.comHasil FP3 motoGP Styria 2020, Joan Mir dari Suzuki Ecstar mulai tebar ancaman, valentino Rossi kembali melempem dan berada di urutan ke-15.
Baca lebih lajut »