Prabowo Subianto, mengatakan dirinya tak ingin diadu domba.
"Kenapa saya bergabung dengan Pak Jokowi? Karena dari dulu saya memahami sejarah bangsa Indonesia, dari dulu kita selalu diadu domba. Dan waktu tahun 2019, Pak Jokowi tergerak hatinya, dan saya tergerak hatinya, kita tidak mau diadu domba," kata Prabowo.Prabowo mengatakan menurut hati dan instingnya, Jokowi merupakan sosok orang merah putih, cinta Indonesia, cinta rakyat.
“Kenapa saya harus diadu domba dengan orang yang sama-sama cinta Indonesia, dan cinta rakyat Indonesia," kata prabowo. “Kita bersatu dan Indonesia tenang, dan Indonesia kuat, dan Indonesia tidak mau diadu domba lagi," pungkasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Cerita Prabowo Subianto Diplonco Luhut Hingga Dijuluki Tom and JerryPrabowo Subianto, menceritakan pengalamannya saat masih aktif di TNI, bersama Luhut Binsar Pandjaitan. Sebagai junior, Prabowo pernah dipelonco oleh Luhut. Kenang Prabowo
Baca lebih lajut »
Prabowo Subianto Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi: Saya Tak Mau Diadu DombaKetua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali mengungkapkan alasan dirinya memutuskan bergabung ke Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Pertahanan.
Baca lebih lajut »
Deklarasikan Dukungan, Relawan PB 08 Siap Berjuang untuk Kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024Relawan Pejuang Bangsa (PB) 08 resmi mendeklarasikan diri untuk pemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI 2024-2029.
Baca lebih lajut »
Hashim Nilai Gibran Rakabuming Ideal jadi Cawapres Prabowo SubiantoWakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai Gibran kurang pengalaman politik, tapi ideal jadi cawapres pendamping Prabowo.
Baca lebih lajut »
IdeaFest 2023 Bakal Hadirkan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo di 1 PanggungIdea Fest 2023 yang bertema Lead the Leap menghadirkan tiga bakal calon presiden, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, untuk berdiskusi langsung dengan para anak muda.
Baca lebih lajut »