Begini momen horor korban, Paryanto (53) warga Kab. Sukabumi sebelum tewas dibunuh dukun Slamet Tohari alias Mbah Slamet (45). Baca di sini. Via detik_jabar
keberadaannya kepada anaknya. Kemudian dia menambahkan sebuah pesan yang mengisyaratkan jika ia dalam bahaya.Pak Slamet. Misal ayah nggak ada kabar sampai hari Minggu, langsung saja ke lokasi bersama aparat ya," tulis Paryanto kepada anaknya, dikutip Rabu .
"Ini waspada saja takutnya ayah kan namanya nggak punya teman, nggak punya rekan-rekan yang ayah percaya lagi, pokoknya ayah agak sedikit ngeri, apalagi tadi di hutan, ayah nggak sadar, bawaannya ngantuk mulu," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polisi Temukan Jenazah Pasutri Diduga Korban Slamet Dukun Pengganda Uang di BanjarnegaraPasangan tersebut diduga merupakan korban dukun pengganda uang Tohari alias Mbah Slamet alias Tuhari.
Baca lebih lajut »
'Serial Killer' Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara, Bunuh Belasan Korban Hanya 5 Menit dengan Cairan PotasKasus pembunuhan sadis yang dilakukan seorang dukun pengganda uang, bernama Tohari (45) alias Mbah Slamet terbongkar.
Baca lebih lajut »
Efek Minuman Racikan Dukun Tohari Bikin Paryanto Seperti Orang GilaNgeri! Paryanto (53) warga Kab. Sukabumi yang tewas di Banjarnegara usai menenggak air kemasan yang tercampur dengan obat tidur efeknya seperti orang gila. Simak ulasannya di sini.
Baca lebih lajut »
Rekaman Suara Terakhir Sebelum Dibunuh Tersebar, Korban Mengaku Pernah Diberi Uang oleh Mbah Slamet: Dia Sih Pernah Ngasih Ayah Seratus LebihSalah satu korban pembunuhan dengan modus penggandaan uang yang dilakukan oleh Slamet Tohari atau Mbah Slamet, Paryanto mengaku pernah diberi uang oleh pelaku
Baca lebih lajut »
Warga Ramai Datangi Rumah Dukun Pengganda UangWarga berdatangan ke rumah Slamet Tohari untuk melihat dukun pengganda uang yang melakukan pembunuhan 12 orang.
Baca lebih lajut »
Jumlah Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang Bertambah, Diduga Ada 11 OrangJumlah korban pembunuhan oleh dukun pengganda uang Slamet Tohari (45) bertambah, diduga ada 11 orang.
Baca lebih lajut »