Peredaran menggunakan jasa travel untuk pengiriman logistik keperluan bansos.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat menyatakan ada modus baru peredaran narkoba di masa pandemi Covid-19 ini dengan berkedok pengiriman bantuan sosial . Direktur Reserse Narkoba Kombes Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan hal tersebut merupakan pertanda bahwa sindikat narkoba di masa pandemi masih tetap bekerja.
"Masih sama saja, para pengguna tetap konsumsi narkoba itu. Kalau kenaikan tidak ada, sama dengan sebelumnya dua bulan dan tiga bulan lalu," kata dia. "Mereka mengedarkan juga karena jaringan mereka masih berjalan jadi digunakan lagi oleh bandar yang sebagian sudah dalam proses," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Modus Playboy, Ajak Wanita Kenalannya ke Salon Lalu Bawa Kabur TasSeorang pria HN (34) nekat membawa kabur tas berisi uang Rp3 juta dan telepon seluler (ponsel) milik wanita kenalannya untuk...
Baca lebih lajut »
Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya NarkobaModus baru peredaran narkoba selama masa pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Emil: Pendistribusian Bansos Tahap II Segera Dilakukan |Republika OnlineBansos provinsi Jabar senilai Rp 500 ribu adalah satu dari delapan pintu bantuan
Baca lebih lajut »
Santri Muda di Jabar Dirikan Bale Zakat dan Sodaqoh |Republika OnlinePengurus Bazas kesemuanya anak muda lulusan pesantren dan didampingi akuntan publik
Baca lebih lajut »