Modernisasi Rusia Dimulai Dari Pajak Pria Berjenggot

Indonesia Berita Berita

Modernisasi Rusia Dimulai Dari Pajak Pria Berjenggot
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 63%

Rusia maju dengan mengatur semua ekpresi warganya, termasuk soal jenggot.

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.

Ini suasana di Rusia di bawah kekuasaan Peter The Great, di abad ke 17. Di era itu, jenggot menjadi simbol paling nyata dari orientasi hidup yang ortodoks, tidak modern, dipenuhi oleh tata nilai nilai tradisi yang tak sejalan dengan sikap hidup pembangunan. Pulang dari Barat, ia bertekad membaratkan kuktur dan segala dimensi Rusia secara sistematis, dan massif. Mulai dari soal administrasi pemerintahan, perdagangan, dunia sosial, bahkan cara berpakaian dan penampakan fisik ia perhatikan.

Ujar pemandu, bagi kami penduduk Rusia, bapak bangsa kami adalah Peter The Great, bukan Lenin yang membangun komunisme. Tambahnya lagi, Peter the Great membuat Rusia menjadi bagian peradaban barat. Lenin datang membuat Rusia menjadi alternatif dunia Barat.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ada Pesaing Gojek-Grab dari Rusia dan Malaysia Mau Masuk RIAda Pesaing Gojek-Grab dari Rusia dan Malaysia Mau Masuk RIKemenhub menyebutkan ada aplikator-aplikator transportasi online dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Ini yang bakal jadi pesaing Gojek hingga Grab: Gojek Grab via detikfinance
Baca lebih lajut »

Disorot karena Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Jawaban Erdogan BeginiDisorot karena Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Jawaban Erdogan Begini'Pembelian sistem rudal S-400 tidak akan mencederai NATO maupun jet tempur F-35,' ujar Erdogan yang menyerukan agar dibentuk tim gabungan Turki-AS terkait S-400. Internasional
Baca lebih lajut »

Disebut Bakal Maju Pilgub, Dubes AS untuk Rusia Mengundurkan DiriDisebut Bakal Maju Pilgub, Dubes AS untuk Rusia Mengundurkan DiriJon Huntsman dikabarkan akan mencalonkan diri lagi sebagai Gubernur Utah, jabatan yang pernah diembannya dari 2005 hingga...
Baca lebih lajut »

Duta Besar AS untuk Rusia Dilaporkan Mengundurkan DiriDuta Besar AS untuk Rusia Dilaporkan Mengundurkan DiriDuta Besar AS untuk Rusia, Jon Huntsman, dilaporkan mengundurkan diri setelah dua tahun menduduki salah satu kursi diplomatik paling panas tersebut.
Baca lebih lajut »

Kisah Mahasiswa Indonesia Kuliah di Rusia 'Tak Seperti yang Dibayangkan'Kisah Mahasiswa Indonesia Kuliah di Rusia 'Tak Seperti yang Dibayangkan'Ada cerita menarik dari mahasiswa Indonesia yang kuliah di Rusia. Mereka mengatakan Rusia 'tak seperti yang dibayangkan'. Bagaimana ceritanya?
Baca lebih lajut »

Rusia Desak AS Hentikan Rencana Penempatan RudalRusia Desak AS Hentikan Rencana Penempatan RudalWakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengatakan, Rusia menyerukan AS untuk membatalkan rencana penempatan rudal...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 08:38:13