Kekeringan selalu terjadi di musim kemarau, terutama di daerah sulit cadangan air.
REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Dr Indra Permanajati mengingatkan perlunya menyiapkan mitigasi bencana kekeringan menjelang puncak musim kemarau guna mencegah krisis air bersih."Menjelang puncak musim kemarau maka perlu menyiapkan langkah-langkah penanganan terkait kemungkinan terjadinya bencana kekeringan dan krisis air bersih," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Ahad .
Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah mendapatkan cadangan air sebanyak mungkin dan pengaturan distribusi air nantinya."Koordinasi sudah harus mulai dilaksanakan dari Pemerintahan Pusat sampai ke tingkat desa," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Masuki Musim Kemarau, Jambi Berlakukan Status Darurat KarhutlaPuncak kemarau di Provinsi Jambi diperkirakan terjadi Juli – September 2020.
Baca lebih lajut »
Solskjaer tak Tahu Dana yang Disiapkan MU untuk Beli Pemain |Republika OnlineMU sedang berjuang mengurangi dampak finansial akibat pandemi Covid-19
Baca lebih lajut »
Emil: Waspadai Lokasi Wisata 'Dadakan' di Puncak Bogor |Republika OnlineSejumlah lokasi dadakan itu seperti perkebunan teh dan jajanan di pinggir jalan.
Baca lebih lajut »
Ridwan Kamil Shalat Jumat di Masjid Atta'awun Puncak Bogor |Republika OnlineJuga mengecek protokol kesehatan dan kesiapan mengikuti AKB
Baca lebih lajut »
Fakta dan Angka Jelang Juve vs Lecce |Republika OnlineJuve bisa memperlebar jarak dari kejaran Lazio dan Inter Milan.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Perlu Buka Rencana Penyelenggaraan Pilkada |Republika OnlineHarus ada perencanaan penyelenggaraan pemilu yang jelas dan anggarannya.
Baca lebih lajut »