Milisi Kurdi penguasa wilayah itu mengatakan, sisa-sisa teroris ISIS yang bertahan di penjara akan menghadapi serangan habis-habisan jika tidak segera menyerah.
Milisi Kurdi di Suriah Utara yang didukung kekuatan militer Amerika Serikat memberi ultimatum menyerah atau mati kepada puluhan sisa-sisa teroris ISIS yang bertahan di penjara Sinaa, kota Hasaka. Ultimatum itu dilontarkan satu minggu setelah para teroris ISIS menyerbu dan menjebol penjara tersebut untuk membebaskan kawan-kawan sesama teroris yang ditahan di penjara tersebut.
Perebutan penjara membuat pasukan Amerika Serikat terlibat aktif mendukung SDF yang dipimpin Kurdi, dalam pertempuran terbesar antara kelompok ISIS dan Amerika Serikat sejak runtuh dan hancurnya ISIS hampir tiga tahun lalu, yang mendeklarasikan kekhalifahan di wilayah Suriah dan Irak yang luas. Penjara yang diserbu ISIS itu menahan setidaknya 3.000 orang dari lebih 12 negara yang dituduh ikut kelompok ISIS. Ketika kekhalifahan jatuh, puluhan ribu personel ISIS, bersama dengan keluarga mereka, berada di bawah kendali SDF.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anggota Dewan Kotim Minta 12 Warga Ramban Yang Ditahan Polisi Segera DilepaskanAnggota komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), meminta kepada aparat Polres Kotim supaya segera membebaskan 12 orang warga Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, yang saat ini mendekam di dalam tahanan.
Baca lebih lajut »
Kasus Hukuman Mati di Indonesia Didominasi Perkara Narkotika | merdeka.comPeneliti ICJR Iftitahsari atau Tita mengatakan, peraka narkotika enam tahun berturut-turut sejak kali pertama pihaknya merilis laporan serupa, selalu mendominasi angka kasus hukuman mati di Tanah Air.
Baca lebih lajut »