Meresahkan Warga, Aksi Balap Liar di Kawasan Balai Kota Padang Dibubarkan Satpol PP

Indonesia Berita Berita

Meresahkan Warga, Aksi Balap Liar di Kawasan Balai Kota Padang Dibubarkan Satpol PP
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 68%

Aksi sejumlah remaja yang menggelar balap liar di sekitar Balai Kota Padang dibubarkan Satpol PP. Sejumlah kendaraan diamankan petugas.

Menurut petugas, aksi balap liar itu sudah meresahkan dan membahayakan warga sekitar. Alasannya, lokasi balap liar merupakan akses keluar masuk warga. "Semenjak banyak remaja yang diamankan karena balap liar yang mengakibatkan terjadinya gangguan trantibum, Satpol PP menjadikan lokasi tersebut sebagai atensi khusus setiap hari dalam melakukan pengawasan dan patroli ke sana," ujar Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kota Padang Rozali, Senin kepada sejumlah media.

Beberapa remaja bahkan terpaksa meninggalkan motor mereka di lokasi. Setidaknya ada empat sepeda motor yang diamankan. "Total kendaraan roda dua yang kita amankan ada sebanyak 4 unit, diantaranya, dua kendaraan di tinggal pemilik dan dua kendaraan lagi diamankan saat hendak mau kabur Mereka tak bisa berkutik lagi setelah anggota sampai didekatnya. Melalui koordinasi dengan pihak kepolisian, kendaraan tersebut kita serahkan ke Polresta Padang untuk diproses lebih lanjut,”ujarnya.

Untuk antisipasi muncul balapan liar, peugas akan melakukan patroli setiap hari. Petugas berharap masyarakat sekitar akan menjadi aman dan nyaman usai tak ada lagi aksi balap liar.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kota Paling Layak Huni di Dunia 2023 Versi Economist Intelligence UnitWina, ibu kota Austria, kembali dinobatkan oleh Economist Intelligence Unit (EIU) sebagai kota paling layak huni (the most liveable city) pada tahun ini. Wina memperoleh skor tertinggi dari 172 kota di seluruh dunia yang menjadi subjek penelitian ini, yakni 98,4. Namun perolehan skor Wina menurun dari 99,1 di tahun lalu. Pada 2018, 2019, dan 2022, kota ini juga menempati ranking pertama dengan skor serupa. Kemudian terlempar dari 10 besar pada 2021, ketika pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua. Pada tahun ini, Wina memperoleh skor sempurna (100) pada empat dari lima indikator, antara lain stabilitas, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Sedangkan pada indikator budaya dan lingkungan, kota ini meraih skor 93,5. Kota-kota di belahan bumi barat masih mendominasi daftar 10 besar kota paling layak huni tahun ini.  Namun, kota-kota Asia Pasifik juga kembali menunjukkan peningkatan indeks kelayakan sehingga kembali menjadi bagian dari daftar tadi.  Seperti Melbourne, Sydney, Osaka, dan Auckland. Bahkan Auckland mencatatkan kenaikan skor sebesar 6,8 dan berhasil naik 25 peringkat dibanding tahun lalu. Kota-kota lain di kawasan Asia Pasifik juga menunjukkan peningkatan skor kelayakan, termasuk Jakarta. EIU mencatat bahwa peringkat Jakarta naik 14 tingkat dari ranking tahun lalu, dengan kenaikan skor sebesar 9,3.   Di sisi lain, Damaskus masih menjadi kota dengan label paling tidak layak huni di tahun ini. Sebagian besar kota yang masuk dalam kategori paling tidak layak huni memiliki persoalan terkait stabilitas, termasuk Kyiv, ibu kota Ukraina. Hal ini karena stabilitas merupakan salah satu indikator dengan porsi terbesar dalam penilaian, yakni 25 persen. EIU juga menggunakan empat indikator lain dalam mengukur tingkat kelayakan huni suatu kota, yakni kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur. Masing-masing punya bobot tersendiri dalam andil terhadap skor yang diraih suatu kota, yakni 20 persen; 25 persen; 10 persen; dan 20 persen.
Baca lebih lajut »

3 Rekomendasi Wisata di Kota Padang, Pilih ke Pantai atau Gunung?Kota Padang dulu menjadi salah satu daerah perdagangan Hindia Belanda sehingga banyak bangunan bersejarah
Baca lebih lajut »

Kisah Mudi, 11 Tahun Jadi 'Jenderal Sudirman' di Kota Tua demi Bertahan Hidup di Ibu KotaKisah Mudi, 11 Tahun Jadi 'Jenderal Sudirman' di Kota Tua demi Bertahan Hidup di Ibu KotaDalam sehari, Mudi bisa mengantongi uang Rp 100.000. Uang itu, setiap pekan, dikirimkan ke istrinya yang menetap di kampung.
Baca lebih lajut »

Menuju KLA 2023, Surabaya Punya Rumah Anak Prestasi Satu-satunya di IndonesiaMenuju KLA 2023, Surabaya Punya Rumah Anak Prestasi Satu-satunya di IndonesiaBeritaJatim Menuju KLA 2023, Surabaya Punya Rumah Anak Prestasi Satu-satunya di Indonesia kotalayakanak kotasurabaya
Baca lebih lajut »

Penuhi Semua Kriteria, Surabaya Siap Sandang Predikat Kota Layak Anak Paripurna 2023Penuhi Semua Kriteria, Surabaya Siap Sandang Predikat Kota Layak Anak Paripurna 2023Pemerintah Kota Surabaya memastikan kesiapannya untuk menyandang predikat Paripurna Kota Layak Anak (KLA) pada tahun 2023.
Baca lebih lajut »

Tari Sluku-Sluku Bathok Dibawakan Belasan Ribu Orang di Magelang, Pecahkan Rekor MuriTari Sluku-Sluku Bathok Dibawakan Belasan Ribu Orang di Magelang, Pecahkan Rekor Muri TempoTravel
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 00:19:30