Sejak didirikan 2019 silam, komunitas Kampung Literasi Karangasem terus bergerak. Sasarannya adalah masyarakat di pedalaman yang jauh dari keramaian dan sekolah.
wajah I Komang Sukayasa sama sekali tidak menggambarkan rasa lelah. Ayah satu anak itu semangat meski baru saja menempuh perjalanan hampir satu jam dari Kota Karangasem. Dia membawa buku bacaan dan dongeng yang dimasukkan ke dalam tas punggung.
Buku-buku itu diperuntukkan anak-anak usia prasekolah atau PAUD, SD, SMP, dan SMA di Banjar/Dusun Poh, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Untuk mencapai ke Banjar Poh perlu tenaga ekstra karena kondisi jalan yang tidak sepenuhnya mulus. Dari Kota Denpasar butuh waktu tiga jam untuk sampai ke Banjar Poh. Secara geografis, Banjar Poh berada di atas ketinggian 300 meter di atas permukaan laut .
Setelah sampai di balai banjar atau balai dusun, Sukayasa dan relawan lainnya segera membentuk kelas sesusai umur. Anak usia PAUD diberi materi mendongeng, sedangkan usia SD dan SMP diberikan materi bahasa Inggris dasar. Pembawaan relawan yang ceria dan semangat membuat hari Minggu di Banjar Poh terasa berwarna. “Kampung Literasi Karangasem ini berdiri bukan di bawah yayasan atau bendera lain. Kami komunitas yang merdeka, merdeka mengajar dan belajar,” ujar Komang Sukayasa kepadaKomang Sukayasa adalah putra daerah Karangasem. Ia lahir di Desa Dukuh, Kecamatan Kubu. Meski berasal dari keluarga sederhana, semangatnya menimba ilmu tidak terbatas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pj Heru Lepas 24.164 Pemudik dengan Ratusan Bus untuk Pulang ke Kampung Halaman | merdeka.com'Animo masyarakat untuk mudik tahun ini cukup tinggi dari hasil verifikasi terdapat 24.164 penumpang yang akan mudik atau meningkat 25,3 persen dari target,' ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo.
Baca lebih lajut »
Operasi Imigrasi, Kakanwil Kemenkumham Tegaskan Tak Ada Kampung RusiaKakanwil Kemenkumham kembali menegaskan tidak ada kampung asing atau kampung Rusia di Ubud! Via: detikbali_
Baca lebih lajut »
Remaja 12 Tahun di Karangasem Meninggal karena DB, sempat Demam Tinggi dan Muntah-muntahDua warga Linkungan Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat di Kabupaten Karangasem.
Baca lebih lajut »
Ajak Siswa Sebarkan Konten Positif, Kemenkominfo Gelar Literasi Digital di BogorKemenkominfo RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi kembali menggelar program literasi digital nasional sektor pendidikan wilayah Jawa Barat.
Baca lebih lajut »
Tingkatkan Literasi Keuangan, BRI Bagikan Tabungan Anak Yatim di Manado |Republika OnlineLiterasi dan edukasi keuangan sejak dini membentuk kebiasaan keuangan di masa dewasa.
Baca lebih lajut »
Sinar Mas Wakaf Alquran dan Gelar Bazar Minyak Goreng di Balai Kota |Republika OnlineWakaf Alquran Sinar Mas bantu ribuan Muslim menguatkan literasi Alquran.
Baca lebih lajut »