Mercedes-Benz Catat Penjualan Mobil 2,05 Juta Unit Sepanjang 2022 TempoOtomotif
TEMPO.CO, Jakarta - Mercedes-Benz mencatatkan penjualan mobil sebanyak 2,05 juta unit kendaraan penumpang sepanjang 2022. Angka tersebut turun 1 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Melansir laman Reuters hari ini, Rabu, 11 Januari 2023, penjualan mobil Mercedes di kuartal keempat 2022 naik 17 persen karena permasalahan logistik dan rantai pasokan sudah mereda. Kemudian di tahun lalu, Mercedes juga mencatatkan penjualan mobil listrik sebanyak 117.800 unit atau naik 124 persen.
Eropa dan Amerika Utara masing-masing mengalami pertumbuhan 1 persen dan 3 persen, sementara negara-negara lain di dunia mengalami penurunan penjualan sebesar 27 persen.Kendaraan entry-level atau segmen harga terendah mengalami penurunan penjualan mobil 10 persen, terutama karena kemacetan rantai pasokan. Bila dibandingan dengan kompetitornya, BMW Group mencatatkan penjualan mobil kurang dari 2,4 juta unit pada 2022, turun 4,8 persen dari tahun sebelumnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rolls-Royce Catat Rekor Penjualan pada 2022 |Republika OnlineLebih dari 6.000 mobil Rolls-Royce terjual sepanjang 2022.
Baca lebih lajut »
Sentralisasi Pemasaran Bikin Pupuk Indonesia Catat Laba Rp19 Miliar pada 2022Perusahaan pupuk pelat merah PT Pupuk Indonesia mencatat laba Rp 19 miliar. Hal ini disebutkan lantaran menerapkan sentralisasi pemasaran.
Baca lebih lajut »
Sentralisasi Pemasaran Bikin Pupuk Indonesia Catat Laba Rp19 Triliun pada 2022Perusahaan pupuk pelat merah PT Pupuk Indonesia mencatat laba Rp 19 triliun. Hal ini disebutkan lantaran menerapkan sentralisasi pemasaran.
Baca lebih lajut »
Bank Sentral Swiss Catat Kerugian Rp2.224 Triliun di 2022, Terbesar Sepanjang SejarahBank sentral Swiss National Bank (SNB) memproyeksikan kerugian terbesar dalam 116 tahun sejarahnya.
Baca lebih lajut »
Hedge fund 2022 catat kinerja terburuk sejak 2018, terseret ekuitasHedge fund atau dana lindung nilai pada 2022 membukukan kinerja terburuk sejak 2018, terutama terseret oleh ekuitas karena manajer portofolio berjuang untuk ...
Baca lebih lajut »