Merasa Rendah Diri dan Selalu Payah, Apa Itu Inferiority Complex?

Indonesia Berita Berita

Merasa Rendah Diri dan Selalu Payah, Apa Itu Inferiority Complex?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 63%

Merasa Rendah Diri dan Selalu Payah, Apa Itu Inferiority Complex? TempoGaya

TEMPO.CO, Jakarta - Inferiority complex kondisi perasaan tidak mampu atau rendah diri, nyata atau imajiner. Mengutip Verywell Mind, kondisi itu akibat situasi ketika seseorang merasa kurang unggul daripada kawan-kawan sekitarnya. Orang dengan inferiority complex menganggap dirinya payah segalanya.Orang dengan inferiority complex rentan memencilkan diri dari pergaulan. Jika gejala ini dibiarkan bisa mempengaruhi interaksi atau hubungan sosial.Hal yang mempengaruhi inferiority complex1.

Kondisi itu bisa mempengaruhi secara ekstrem menilai diri seperti merasa banyak kekurangan. Perisakan fisik salah satu kondisi yang rentan berakibat inferiority complex.3. Tantangan ekonomi dan sosialKesulitan finansial seperti mengorbankan kebutuhan penting untuk membayar masalah yang mendesak, salah satu contohnya. Jika terus-menerus seperti itu rentan berakibat inferiority complex. Misalnya, finansial yang terlalu sulit menyebabkan harus selalu menghubungi orang lain untuk meminta bantuan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tempodotco /  🏆 12. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Selalu Kandas di MK, Upaya Advokat Batalkan Pasal Perintangan Penyidikan Tak Pernah SurutSelalu Kandas di MK, Upaya Advokat Batalkan Pasal Perintangan Penyidikan Tak Pernah SurutPada 2018, MK telah menjatuhkan putusan bahwa pasal yang mengatur soal perintangan penyidikan tak bertentangan dengan UUD 1945. Kini, pasal itu kembali diuji ke MK oleh kalangan advokat. Bagaimana hasilnya? Polhuk AdadiKompas
Baca lebih lajut »

Angka Kelahiran Rendah, Dokter di Korsel Enggan Jadi Spesialis AnakAngka Kelahiran Rendah, Dokter di Korsel Enggan Jadi Spesialis AnakKorea Selatan (Korsel) menderita kekurangan dokter anak, sebagian karena tingkat kelahiran terendah di dunia dan semakin menjadi faktor di belakangnya, membuat...
Baca lebih lajut »

4 Protein Rendah Lemak Jenuh yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan4 Protein Rendah Lemak Jenuh yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan TempoGaya
Baca lebih lajut »

Soto Tangkar Kerajinan 46 Viral!, Selalu Ngantri Wajib Coba Nih!Soto Tangkar Kerajinan 46 Viral!, Selalu Ngantri Wajib Coba Nih!Benu akan mendatangi soto tangkar viral yang berada disebuah gang sempit di Jakarta
Baca lebih lajut »

Jokowi Dinilai Merasa Tidak Punya Ruang di Ganjar Pranowo |Republika OnlineJokowi Dinilai Merasa Tidak Punya Ruang di Ganjar Pranowo |Republika OnlineSebagai petugas partai, Ganjar Pranowo lebih dekat ke PDI Perjuangan dibanding Jokowi
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 12:05:56