Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menenggelamkan 40 unit kapal ikan asing pelaku illegal fishing di sejumlah wilayah. MenteriSusi
Penenggelaman dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan di Perairan Pulau Datuk, Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu .Delapan belas kapal ilegal asing berhasil ditenggelamkan. Sisanya, dilakukan pada gelombang kedua kemarin di sejumlah titik.BACA JUGA :Adapun dari jumlah tersebut didominasi oleh kapal asal Vietnam sebanyak 26 kapal, Malaysia 11 kapal, Thailand satu kapal, dan Tiongkok dua kapal.
”Ini bukan hanya amanah undang-undang, tapi juga masa depan bangsa. Serta untuk memastikan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Karena itu, aktivitas pemusnahan kapal dengan cara ditenggelamkan ini dilakukan secara rutin oleh satgas 115. Diakuinya, sejak dibukanya izin kapal asing pada tahun 2001, lebih dari 10.000 kapal asing melaut di Indonesia.”Ya habislah sumber daya laut kita. Stok ikan kita turun ke titik yang sangat rendah,” keluhnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Selama 2 Hari, Menteri Susi Tenggelamkan 40 Kapal Pencuri Ikan di Pontianak dan NatunaKali ini Menteri Susi bersama Satgas 115 menenggelamkan 7 kapal asing hasil tangkapan di Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepaulauan Riau - Regional
Baca lebih lajut »
Ini Jumlah Kapal yang Ditenggelamkan Susi Selama Menjabat Menteri Kelautan dan PerikananSelama ini ribuan kapal dari negara asing sudah memasuki perairan Indonesia secara ilegal.
Baca lebih lajut »
Menteri Susi Pimpin Penenggelaman 21 Kapal Pencuri Ikan di KalbarVideo Terkini - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali menenggelamkan 21 kapal asing...
Baca lebih lajut »
Gaya Khas Menteri Susi usai Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan, Berpose Sambil Ngopi hingga Mendayung di PantaiSusi yang mengenakan kemeja warna merah dipadu celana kulot warna hitam tampak berpose sambil minum kopi. Wartawan pun mengabadikan momen itu.
Baca lebih lajut »