Indonesia berada pada peringkat keempat di ASEAN. Negara ini di belakang Singapura (1), Malaysia (27) dan Thailand (40).
Liputan6.com, Jakarta Peringkat Indonesia untuk daya saing ekonomi global turun dari posisi 45 menjadi 50 berdasarkan laporan World Economic Forum 2019.
Padahal negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia semakin agresif dalam menawarkan berbagai kemudahan penanaman modal. Ini tertuang dalam laporan WEF bertajuk"The Global Competitiveness Report 2019", seperti dikutip dari situsnya, Rabu . Laporan menyebutkan jika kekuatan utama Indonesia adalah ukuran pasar yang besar dan stabilitas kondisi ekonomi makro . Kemudian kondisi budaya bisnis yang dinamis , sistem keuangan yang stabil .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pembangunan Infratruktur Transportasi dengan Skema KPBU Sangat DiperlukanThomas Lembong menerangkan pembangunan infrastruktur di Indonesia harus tetap dilakukan untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia dengan negara-negara lain. BandaraSingkawang
Baca lebih lajut »
Bappenas Akui Logistik RI Kalah Efisien dari Negara TetanggaMenteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan sistem logistik Indonesia masih kalah efisien dari negara tetangga di Asia Tenggara.
Baca lebih lajut »
Menteri PPPA sebut perempuan Indonesia siap menuju planet 50:50Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Yohana Susana Yembesie, menyatakan Indonesia sudah masuk dalam satu dari ...
Baca lebih lajut »
Indeks Daya Saing Indonesia MelorotMenurut laporan itu, selama satu dekade sejak krisis finansial global, pertumbuhan perekonomian dunia memang belum beranjak banyak atau boleh dibilang datar.
Baca lebih lajut »
Sebut Menteri ESDM Ignasius Jonan Biang Keladi, Faisal Basri: Jika Tak Ganti Krisis di Depan Mata - Tribun WowFaisal Basri membaca kondisi Indonesia akan parah jika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan wakilnya.
Baca lebih lajut »