Menteri Investasi Bahlil Minta Perusahaan Asing Investasi Fasilitas Pengujian Baterai EV TempoOtomotif
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Investasi / Kepala Badan Penanaman Modal Bahlil Lahadalia meminta perusahaan asing untuk berinvestasi di Indonesia dalam membangun fasilitas pengujuan baterai. Langkah ini disebut untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.'Penciptaan ekosistem baterai EV ini juga sangat penting untuk menekan emisi karbon di bumi,' kata Bahlil, dikutip dari situs berita Antara pada hari ini, Selasa, 4 Juli 2023.
'Kami mendukung keamanan atas inovasi baru seperti halnya teknologi EV baterai ini. Sampai saat ini, fasilitas pengujian baterai di Asia baru ada di Cina. Kami akan mengkaji lebih dalam potensi pendirian titik pengujian baterai di Indonesia,' ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ternyata! Ini Alasan IMF Minta Jokowi Hapus Larangan EksporMenteri Bahlil Lahadalia mengungkapkan dasar alasan IMF meminta pemerintahan Presiden Jokowi menghaspus aturan larangan ekspor.
Baca lebih lajut »
Menko Luhut: Masyarakat Sejahtera Tergangung dari AsuransiMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap peran penting industri asuransi.
Baca lebih lajut »
Bahlil Jengkel Kebijakan IMF Bikin Ekonomi RI Masuk ICUMenteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tidak akan mau kembali mengikuti saran Dana Moneter Internasional (IMF).
Baca lebih lajut »
Menteri Jokowi 'Murka', IMF Mengusik Proyek Kebanggaan RIMenteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadali buka suara perihal IMF yang mengusik proyek hilirisasi kebanggaan RI
Baca lebih lajut »
Jokowi hingga Bahlil 'Ngotot' soal Hilirisasi, Apa Untungnya?Pemerintahan era Joko Widodo (Jokowi) akan tetap melanjutkan kebijakan hilirisasi dan memberlakukan larangan ekspor mineral mentah, termasuk bauksit dan nikel.
Baca lebih lajut »
Kepala BKPM Bahlil: Hilirisasi Bukan Hanya Nilai Tambah, Tetapi KedaulatanIndonesia juga tidak boleh diintervensi oleh lembaga ataupun institusi global terkait dengan kebijakan yang dijalankan negara.
Baca lebih lajut »