Menristekdikti memastikan, rencana untuk mendatangkan rektor asing memimpin kampus-kampus di Indonesia terus berjalan.
Pemerintah tidak terpengaruh penolakan yang disampaikan sejumlah pihak.
Nantinya, ada 16 peraturan pemerintah yang direvisi agar rektor asing bisa memimpin perguruan tinggi di Indonesia. Nasir juga menyebut sejumlah kampus tidak keberatan dipimpin rektor asing. Ia mencontohkan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Hasanuddin di Makasar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menristek Dorong Kampus Swasta Lebih Dulu Datangkan Rektor AsingKampus swasta, kata Nasir sudah bisa dipimpin rektor asing tanpa harus menunggu revisi peraturan.
Baca lebih lajut »
Tokoh Adat: Listrik Bukan Hanya untuk PeneranganTokoh adat di Sipirok serukan merdeka dari intervensi asing soal PLTA Batang Toru.
Baca lebih lajut »
Wapres: GBHN Baik, tetapi...Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal wacana dihidupkan kembalinya GBHN.
Baca lebih lajut »
Soal Kursi Menteri, Erick: Kontribusi Bisa Melalui SwastaErick belum berpikir soal posisi menteri dan kembalikan hal itu kepada Presiden.
Baca lebih lajut »
Jokowi: Pejabat Bandel dan Lelet Saya Copot Detik Itu JugaPresiden Jokowi menjawab soal tantangan pemerintahan 5 tahun ke depan, di antaranya soal pelayanan izin investasi hingga pejabat yang bakal kena copot.
Baca lebih lajut »
Ketua MPR: Amandemen UUD 1945 terbatas penerapan GBHN'Hanya amandemen terbatas, khusus mengenai perlunya garis besar haluan negara dan ingat, garis besar itu bukannya teknis. Dia filosofis saja,' tegas ketua MPR. SorotanMedia
Baca lebih lajut »