Menristekdikti Dorong Pesantren Lahirkan Inventor

Indonesia Berita Berita

Menristekdikti Dorong Pesantren Lahirkan Inventor
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 73 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 63%

Pesantren berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda cerdas spiritual dan akademis

REPUBLIKA.CO.ID, REMBANG - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan pesantren memiliki kontribusi besar dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas spiritual, akademis maupun sosial. Menghadapi tantangan di era industri 4.0, Nasir mendorong pesantren tidak hanya menjadi pusat intelektual di bidang agama, namun juga melahirkan inventor yang mampu menghasilkan inovasi.

"Saya berharap dari pesantren lahir generasi-generasi muda Indonesia yang tidak hanya mampu mengaji tetapi juga mampu mengkaji, yang tidak hanya berzikir tetapi juga terus berfikir, yang tidak hanya mampu mengolah jiwa tetapi juga menguasai iptek untuk mengolah data, tidak hanya lembaga pendidikan yang menghasilkan para scholars, tetapi juga akan lahir para inventor," ujar Nasir, ketika memberikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Anwar Sarang, Rembang, Sabtu .

Nasir menambahkan sebagai negara dengan jumlah penduduk dengan penganut agama Islam terbesar di dunia maka studi Islam di Indonesia sebaiknya didorong menjadi rujukan studi Islam dunia. Oleh karena itu, institusi pendidikan Islam Indonesia harus mampu membangun branding agar dikenal di seluruh dunia.

"Cita-cita Indonesia menjadi destinasi studi Islam dunia bukan lagi sekedar mimpi. Yang terpenting adalah bagaimana setiap lembaga mampu merumuskan 'Institutional Branding-nya' sehingga wajah Islam Indonesia menjadi pilihan destinasi studi Islam dunia," ujar dia. Di hadapan mahasiswai santri STAI Al-Anwar Nasir menyebutkan agar memiliki rasa bangga menjadi seorang santri, karena Ia dulu juga merupakan santri di pesantren yang sama."Saya ini nyantri di Sarang pada tahun 1973-1978. Saya dulu tidak pernah membayangkan bahwa saya akan terpilih menjadi Rektor, apalagi menjadi Menteri seperti sekarang ini," kata dia.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menristekdikti Minta Santri Tidak Hanya Jago NgajiMenristekdikti Mohamad Nasir berharap pesantren juga harus mampu melahirkan inventor yang mampu menghasilkan inovasi. MenristekdiktiMohamadNasir
Baca lebih lajut »

PGN Dukung Pengembangan Infrastruktur Gas Ibu Kota BaruPGN Dukung Pengembangan Infrastruktur Gas Ibu Kota BaruGas bumi jadi aset strategis dorong produksi dan kuatkan bangkitnya sektor manufaktur
Baca lebih lajut »

Pak Menteri, Jangan Larang Mahasiswa Demo!PB HMI menyesalkan pernyataan Menristekdikti yang seolah melarang aksi demo mahasiswa. DemoMahasiswa
Baca lebih lajut »

Kemenristekdikti Kembangkan Rumah Tahan Gempa, Harganya SebeginiMenristekdikti Mohamad Nasir meresmikan rumah tahan gempa yang bisa dibangun dalam waktu empat jam. rumahtahangempa
Baca lebih lajut »

Menag : UU Pesantren Mampu Jaga Eksistensi PesantrenMenag : UU Pesantren Mampu Jaga Eksistensi PesantrenMenurutnya, pesantren tidak hanya sebatss lembaga pendidikan saja, tetapi juga berfungsi sebagai lembaga dakwah dan lembaga pemberdayaan masyarakat.
Baca lebih lajut »

Inilah Kitab Etika yang Paling Banyak Dikaji di PesantrenInilah Kitab Etika yang Paling Banyak Dikaji di PesantrenPesantren banyak mengkajij kitab etika dan akhlak.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-05 19:17:31