Indonesia punya potensi besar dalam menjalankan program hilirisasi industri sawit.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai peningkatan konsumsi biodiesel dalam negeri melalui mandatori B30 pada 2020 dapat mempengaruhi harga minyak kelapa sawit di pasar internasional. Menurutnya, dengan terserapnya CPO untuk kebutuhan dalam negeri, petani kelapa sawit tidak perlu khawatir akan jatuhnya harga CPO di pasar internasional karena kelebihan produksi .
Apalagi, lanjutnya, pasar di dalam negeri sedang berkembang pesat karena konsumsi produk pangan yang kian tumbuh. Selain itu, ada inisiatif kebijakan pemerintah tentang mandatori biodiesel PSO dan non-PSO sejak tahun 2016. Pada tataran operasional, proses transisi implementasi mandatori B20 juga berjalan lancar. Hal ini dikarenakan koordinasi dan kompromi teknis antara industri produsen biodiesel FAME dan industri engine maker pengguna B20.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
HUT RI di Warsawa beri penghargaan untuk warga PolandiaPerayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI tidak hanya dirasakan oleh warga negara Indonesia di Indonesia, namun juga mancanegara, tidak terkecuali di Warsawa, ...
Baca lebih lajut »
Teheran Peringatkan AS Tidak Merampas Kapal Tanker IranMousavi mendesak negara-negara lain untuk tidak menyetujui sanksi yang telah dijatuhkan AS terhadap Iran.
Baca lebih lajut »
Keinginan Orang Indonesia Jadi Wirausahawan Paling Kuat di Asia PasifikKeinginan untuk menjadi wirausaha di Indonesia menjadi terkuat dibanding negara lain di Asia Pasifik, berdasarkan Survei...
Baca lebih lajut »
JK Minta Ilmuwan Diaspora Tularkan Ilmu ke Dalam NegeriJK menilai para ilmuwan diaspora tidak wajib kembali ke Indonesia
Baca lebih lajut »
Harapan Fadli Terkait Kerusuhan di ManokwariFadli Zon tidak ingin kerusuhan di Manokwari merembet ke kota lain di Papua Barat. Manokwari
Baca lebih lajut »
Pengamat: PM Senior Singapura Belajar GBHN dari IndonesiaRPJM dinilai tidak bisa memotret 20-30 tahun Indonesia ke depan.
Baca lebih lajut »