PT Bio Farma mampu memproduksi alat tes PCR sebanyak 50.000 per minggu.
Kemampuan PT Bio Farma dapat digenjot hingga mampu menghasilkan alat tes PCR 2 juta sebulan. “Kemarin saya berkunjung ke Bio Farma. Di sana, Bio Farma sudah bisa memproduksi 50.000 per minggu. Dan kalau itu bisa dilipatgandakan produksinya sampai 2 juta sebulan, itu bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Muhadjir Effendy.
Dengan begitu, Indonesia tidak lagi bergantung pada negara lain untuk mendapatkan alat tes PCR. Sehingga pemeriksaan spesimen virusSumber: BeritaSatu.com
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menko: Indonesia targetkan tak bergantung impor PCR kitTarget dalam waktu dekat, seluruh kebutuhan Polymerase Chain Reaction (PCR) kit atau alat tes usap, sudah bisa dipenuhi oleh produksi Indonesia sehingga tidak ...
Baca lebih lajut »
Menko PMK Tinjau RSHS Hadapi AKB |Republika OnlineRSHS Bandung telah siap memberikan pelayanan dalam masa AKB
Baca lebih lajut »
Menko PMK tinjau kesiapan layanan RSHS dalam masa normal baruMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meninjau kesiapan layanan Rumah ...
Baca lebih lajut »
Penilaian Menko PMK dan Menkes soal Cara Jabar Tangani Covid-19Begitupun dengan kinerja rumah sakit dan para tenaga medis membuat kasus Covid-19 di Jabar relatif bisa terkendali - Regional
Baca lebih lajut »
Menko PMK: Jangan sampai pasar di Indonesia seperti di BeijingJangan sampai pasar tradisional di Indonesia menjadi episentrum baru kasus penyebaran COVID19 seperti yang terjadi di Beijing, Tiongkok, saat diberi relaksasi oleh pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Menko PMK Apresiasi Kinerja Jabar Atasi Covid-19 |Republika OnlineJabar memiliki langkah sistematis di Jabar untuk menangani Covid-19
Baca lebih lajut »