Menkes menyambut baik validasi penggunaan darurat vaksin Sinovac dari WHO. Selengkapnya: 👇 Sinovac
“Masyarakat dimohon jangan pilih-pilih vaksin. Vaksin yang diberikan pemerintah adalah vaksin terbaik dan sudah teruji keamanannya,” ucap Menkes.
Menkes menyebutkan, dengan diterbitkannya EUL, bahwa WHO memastikan vaksin Sinovac telah memenuhi standar internasional untuk keamanan, efikasi, dan pembuatan. Selain itu, teruji mutunya karena sudah lewat uji klinis tahap ketiga dan digunakan di lebih dari 20 negara serta berkhasiat atau mempunya dampak melindungi dan menyelamatkan nyawa.“Riset juga membuktikan vaksin Covid-19 mampu mencegah kematian dan mencegah sakit parah yang berujung perawatan gawat darurat. Seperti juga yang telah diutarakan Direktur Jenderal WHO bahwa penambahan Sinovac ke dalam EUL akan semakin membuka kesetaraan akses terhadap vaksin,” ucap Menkes.
Ia menyebutkan, vaksin Sinovac akan juga didapatkan melalui Covax Facility, kerja sama antarnegara yang memastikan kesetaraan akses terhadap vaksin. untuk vaksin Astrazeneca, Pfizer, Moderna, dan Sinopharm.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menkes Sebut Kenaikan COVID-19 di Kudus 'Luar Biasa', Terapkan Mikro LockdownMenkes Budi Gunadi mengatakan terjadi kenaikan Corona yang tinggi di Kudus. Mikro lockdown dilakukan agar kasus Corona di Kudus tidak menyebar ke daerah lain.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 Naik Cepat, Menkes Selidiki Ada Varian Baru di KudusBudi Gunadi Sadikin akan menyelidiki penyebab peningkatan kasus aktif di Kudus apakah berkaitan dengan varian baru Covid-19. Baca selengkapnya 👇 VarianBaruCovid19
Baca lebih lajut »
Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksinasi Tembus 27 JutaBudi Gunadi Sadikin mengatakan, per hari ini, Senin (31/5/2021) sudah tembus 27 juta vaksinasi. Baca selengkapnya 👇 Vaksinasi
Baca lebih lajut »
Menkes: Kasus COVID-19 Naik, 25 Ribu dari 72 Ribu Tempat Tidur RS COVID-19 TerisiRata-rata orang lanjut usia yang mengisi tempat tidur di rumah sakit COVID-19 seperti disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Baca lebih lajut »
Menkes: Puncak Kenaikan Kasus COVID-19 Diperkirakan Akhir JuniKenaikan kasus COVID-19 setelah libur lebaran diperkirakan mencapak puncaknya pada akhir Juni.
Baca lebih lajut »
Menkes: Angka BOR Naik 25 Persen Pascalibur Lebaran |Republika OnlinePemerintah masih memiliki kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang cukup.
Baca lebih lajut »