Menkes Duga 2 Kasus Suspek di Cirebon dan Ambon Bukan Gagal Ginjal Akut
"Tadi malam saya bicara dengan teman-teman di RSCM, kemungkinan belum tentu GGAPA. Karena ketika diberi obat infeksi lalu turun ," katanya.Budi mengatakan, umumnya pasien terkonfirmasi gagal ginjal akut memerlukan intervensi pemberian antivirus Fomepizole untuk memperbaiki gejala yang timbul. Tidak bisa hanya dengan obat infeksi biasa.
Dia menyebut, sampel darah pasien suspek gagal ginjal akut kini sedang diteliti di laboratorium RSCM Jakarta untuk memastikan keterkaitan gejala yang timbul dengan risiko keracunan obat sirop karena kadar bahan baku pelarut Etilen Glikol/Dietilen Glikol melampaui ambang batas aman. "Hasil laboratorium untuk darah dan obatnya belum keluar, dan baru keluar mungkin sore ini. Kami akan lihat, apakah ada EG dan DEG-nya," katanya.Kemenkes mengumumkan bahwa ambang batas aman cemaran EG/DEG pada bahan baku pelarut sirop obat Propilen Glikol ditetapkan kurang dari 0,1 persen. Sedangkan ambang batas aman atau Tolerable Daily Intake untuk cemaran EG dan DEG pada sirup obat tidak melebihi 0,5 mg/kg berat badan per hari.
Dilaporkan sebelumnya, dua warga DKI Jakarta berusia 1 dan 7 tahun dilaporkan mengalami gagal ginjal akut. Satu kasus konfirmasi gagal ginjal akut meninggal dunia dan satu lainnya berstatus suspek dan sedang menjalani perawatan intensif. Hingga saat ini, tercatat ada 326 kasus gagal ginjal akut dan empat suspek yang tersebar di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 116 kasus dinyatakan sembuh.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Soal Suspek Gagal Ginjal Akut di Jabar, Menkes: Dugaan Sementara InfeksiMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada kemungkinan bahwa kedua pasien gagal ginjal akut asal Jabar itu hanya mengalami infeksi.
Baca lebih lajut »
Deretan Kasus Besar yang Ditangani Ferdy Sambo: Bom Sarinah, Kopi Sianida hingga Kebakaran KejagungFerdy Sambo semasa kariernya di Polri pernah menangani kasus-kasus besar, salah satunya kasus Kopi Sianida.
Baca lebih lajut »
Gagal Ginjal Akut di Jabar, Menkes: Dugaan Sementara Infeksi |Republika OnlineMenkes sebut kasus gagal ginjal di Jawa Barat dugaan sementara karena infeksi.
Baca lebih lajut »
Menkes: Kasus gagal ginjal akut di Jabar miliki kemungkinan campakMenkes RI Budi Gunadi Sadikin sebut adanya temuan dugaan kasus baru gagal ginjal akut atau Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak di Jabar, mempunyai kemungkinan terindikasi campak.
Baca lebih lajut »
Kasus Gangguan Ginjal Anak di Jabar, Menkes: Indikasi Sementara Infeksiindikasi sementara untuk dua kasus suspek gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) di Jawa Barat disebabkan oleh infeksi.
Baca lebih lajut »
Menkes Belum Pastikan Kasus Baru Gagal Ginjal Akut karena Obat SirupMenteri Kesehatan buka suara soal dugaan kasus baru gagal ginjal akut di Jawa Barat. Kemenkes saat ini sedang melakukan pengecekan.
Baca lebih lajut »