Peningkatan jumlah produksi alat tes PCR dalam negeri ini akan mendukung percepatan pendeteksian Covid-19.
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro mengatakan mulai September 2020 PT Bio Farma memproduksi 2 juta perangkat tes PCR untuk mendeteksi Covid-19.
Metode RT-Lamp memiliki kelebihan yaitu lebih memungkinkan dilakukan di fasilitas kesehatan dengan fasilitas yang lebih sederhana dengan hasil kuantitatif dan kualitatif. Diharapkan akhir Agustus 2020, alat tes itu dapat digunakan.Microchip Surface Plasmon Resonance merupakan teknik deteksi yang memiliki reprodusibilitas tinggi, 'real time', dan relatif murah. 'Reagen utamanya sudah dapat kita produksi sendiri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bio Farma Produksi 2 Juta Alat Tes PCR Corona Mulai SeptemberMenristek Bambang Brodjonegoro menyebut Bio Farma akan meningkatkan produksi alat tes PCR menjadi 2 juta unit mulai September 2020.
Baca lebih lajut »
Menristek: September, Biofarma Produksi 2 Juta Alat Tes PCR |Republika OnlineJumlah produksi itu meningkat dibandingkan sebelumnya 1,4 juta kit per bulan.
Baca lebih lajut »
Bawa Surat Swab PCR Palsu, 2 Penumpang Pesawat di Bandara Soetta DiamankanPetugas Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, mengamankan dua penumpang di Bandara Soetta yakni, Fikram dan...
Baca lebih lajut »
DKI Terus Masifkan Tes PCRJumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah empat kali lipat standar WHO.
Baca lebih lajut »
Pengoperasian Laboratorium PCR, RSUD Kota Bogor Tunggu Izin Kementerian KesehatanDirektur Utama RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir mengungkapkan, pengoperasian laboratorium PCR masih menunggu izin Dinkes...
Baca lebih lajut »