Masyarakat di Jawa Timur termasuk yang berada di Surabaya merayakan dua kali lebaran, yaitu pada saat Idul Fitri dan lebaran ketupat.
Di beberapa daerah, tradisi lebaran ketupat memiliki sebutan lain yaitu bakda kupat atau riyoyo kupat.Tradisi di bulan syawal ini tidak lepas dari perayaan Idul Fitri yang jatuh pada setiap tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah.
Masyarakat Jawa percaya bahwa ketupat atau kupat memiliki makna ‘ngaku lepat’ yang berarti mengakui kesalahan, dan ‘laku papat’ yang berarti empat tindakan.Dilansir dari laman NU Online, asal-usul tradisi lebaran ketupat terkait dengan dengan cara dakwah salah satu Wali Songo yaitu Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan ketupat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Masyarakat Bengkulu Ramai Tebus Perhiasan Jelang Idul FitriMasyarakat Bengkulu banyak yang menebus perhiasan yang sebelumnya digadaikan.
Baca lebih lajut »
Diprediksi Tembus 123 Juta Orang, Masyarakat Diimbau Hindari Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran Idul FitriPemerintah, membuka mudik Lebaran 2023 tanpa pembatasan seiring membaiknya penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Masyarakat Indonesia pertahankan tradisi beli baju baru untuk lebaranMenjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat di Indonesia tetap mempertahankan tradisi membeli baju baru untuk dikenakan pada perayaan Idul Fitri. ...
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Jakarta Turunkan 3.000 Pasukan Kebersihan pada Malam Takbiran dan Hari Raya Idul FitriDinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyiapkan 3.000 pasukan kebersihan yang bersiaga pada malam takbiran hingga hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
Baca lebih lajut »