Kuil Yasukuni menjadi salah satu simbol sejarah perang Jepang.
REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Hampir delapan dekade usai kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, kuil Yasukuni di Tokyo masih dianggap simbol yang kuat dari warisan zaman perang negara itu dan sumber ketegangan di kawasan Asia Timur. Dilansir dari reuters, Jumat , kuil dibangun untuk mengenang prajurit yang gugur dalam perang, dan dampaknya terhadap hubungan Jepang dengan China dan dua Korea.
Kabar itu memantik kemarahan publik.Kenangan PahitBanyak orang Jepang datang ke Yasukuni untuk memberi penghormatan pada kerabat. Kaum konservatif mengatakan para pemimpin harus mau mengenang mereka yang wafat dalam perang. Namun, China dan kedua Korea, membenci penghormatan kepada penjahat perang. Nama ribuan orang dari Taiwan dan Korea yang terbunuh saat membantu tentara kekaisaran juga diabadikan di kuil Yasukuni. Sejumlah kerabat meminta nama-nama itu dihapus.
Banyak perdana menteri Jepang mengunjungi Yasukuni pascaperang, namun enggan mengatakan kunjungan mereka bersifat resmi. Yasuhiro Nakasone berkunjung pada 1985 saat memperingati 40 tahun berakhirnya perang. Dia tak melakukannya lagi setelah dikritik keras oleh China. Perdana Menteri Yoshihide Suga belum pernah mengunjungi Yasukuni sejak menjabat pada September tahun lalu. Pada Oktober, dia mengirimkan persembahan ketika kuil menggelar festival musim gugur. Pemerintah Korsel lalu mengeluarkan pernyataan"penyesalan yang mendalam".
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jepang Janjikan Lebih Banyak Bantuan untuk Tangani Pandemi di ThailandMenteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan, Rabu (11/8), bahwa Tokyo akan terus memberikan bantuan dan dukungan kepada Thailand untuk mengatasi pandemi virus corona. 'Motegi mengatakan Jepang dan Thailand perlu bersama-sama mengatasi pandemi virus corona dan mengembangkan hubungan...
Baca lebih lajut »
Konjen Jepang di AS Bikin Origami Burung Bangau Selama 355 Hari, Doakan Kesehatan Semua OrangSeribu origami burung bangau dipercaya bisa mengabulkan permintaan. Konsulat Jepang di Seattle membuatnya sehari sekali dan diunggah di Instagram.
Baca lebih lajut »
Kotaro Lives Alone: Kisah Bocah Jepang yang Tinggal Sendiri
Baca lebih lajut »
Jepang Masih Berkolaborasi Lagi dengan Para Pemangku Kepentingan untuk Persiapan Paralimpik Tokyo 2020Pemerintah Jepang berkolaborasi dengan Tokyo 2020 dan Komite Paralimpik Internasional mempersiapkan pesta olahraga multicabang terbesar untuk atlet pe
Baca lebih lajut »