Mengenal Penyakit Epidermolisis Bulosa dan Jenis-jenisnya TempoGaya
TEMPO.CO, Jakarta - Epidermolisis bulosa mengacu pada suatu kondisi medis yang ditandai tipisnya kulit sehingga rapuh dan mudah melepuh. EB merupakan kondisi yang terbilang langka. Mengutip Cleveland Clinic, diperkirakan 1 dari 50.000 orang di Amerika Serikat memiliki EB.Mutasi pada salah satu dari 18 gen di tubuh menyebabkan EB. Pada orang dengan kelainan ini, gen yang bermutasi mempengaruhi produksi protein yang digunakan untuk membuat kolagen.
Epidermolisis bulosa junctional menyebabkan lepuh di area tubuh yang luas dan dapat mempengaruhi organ dalam seperti lapisan mulut. Ketika berdampak pada organ seperti usus, hal itu dapat menyebabkan masalah pencernaan dan nutrisi.Saat lepuh ini sembuh dan meninggalkan bekas luka berulang kali akan terbentuk lapisan kulit bernama jaringan granulasi. Lapisan kulit yang merah dan bergelombang ini mudah berdarah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengenal Jenis-jenis Reksadana dan Jangka WaktunyaReksadana memiliki beberapa jenis, seperti pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, dan syariah. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Baca lebih lajut »
Mengenal Jenis Gulma dan Cara MengatasinyaSelain hama dan penyakit, ada satu permasalahan yang akan dialami oleh tanaman yakni gulma.
Baca lebih lajut »
Publik Harus Dapat Ganti Rugi Bila Pelayanan Publik BurukPenerbitan Perpres ganti rugi pelayanan publik yang merupakan amanat UU nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik merupakan hal yang sangat penting dan perlu dituntaskan.
Baca lebih lajut »
Mengenal peranan media di Jepang - ANTARA NewsANTARA - Media memiliki peranan penting dalam kehidupan. Tak hanya sekadar menjadi penyebar informasi ke berbagai belahan dunia, tetapi berfungsi sebagai ...
Baca lebih lajut »
7 Manfaat Lemon, Cegah Serangan Penyakit Kronis IniAda beberapa manfaat lemon yang tidak terduga dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh serta bisa membantu mencegah serangan penyakit kronis ini.
Baca lebih lajut »